SURYA.co.id | KEDIRI - Pemkot Kediri mengikuti secara virtual pelaksanaan Munas ke- 6 Ikatan Alumni SMAN 2 Kediri (Ikasmada) di Ruang Command Center Balai Kota Kediri.
Munas Ikasmada, Sabtu (26/6/2021), dilakukan untuk memperbarui landasan organisasi agar mampu menghadapi tantangan pada zaman yang berkembang pesat saat ini.
Munas juga menjadi kesempatan bagi pengurus baru yang dipilih secara demokrasi untuk memberikan inovasi bagi organisasi.
Setyo Wibowo, Ketua Ikasmada periode 2015-2020 yang mengikuti munas secara virtual mengatakan, Ikasmada adalah organisasi sosial.
Sehingga pemilik suara tertinggi dalam menjalankan roda organisasi ini adalah Musyawarah Nasional.
“Ikasmada ini adalah organisasi sosial, sehingga suara tertinggi dalam menjalankan roda organisasi ini adalah Musyawarah Nasional seperti yang kita lakukan saat ini.
Program kerja dan landasan organisasi dibahas secara organisasi yang mampu menjawab kebutuhan anggota, almamater, masyarakat dan pemerintah” ungkapnya.
Setyo juga merasa bangga dengan panitia penyelenggara atas terselenggaranya Munas Ikasmada serta mengapresiasi kesiapan panitia pelaksana.
Selain itu Setyo juga memberikan pesan kepada pengurus baru yang akan dipilih agar nantinya dapat membuat terobosan dan inovasi kepada organisasi Ikasmada.
“Munas ini menjadi kesempatan bagi pengurus baru yang dipilih secara demokrasi memberikan udara segar bagi organisasi Ikasmada.
Terobosan atau inovasi baru sangat dibutuhkan di organisasi ini guna menghadapi tantangan zaman yang berkembang pesat seperti sekarang," ujarnya.
Setyo juga meminta bila ada program-progam organisasi yang belum selesai atau belum terlaksana mengingat keadaan yang belum memungkinkan untuk melanjutkanya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih pada pengurus periode 2015-2021 yang telah membatu untuk menjalankan program organisasi,” ungkapnya.
Sementara Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri yang mengikuti kegiatan secara virtual mengatakan, Ikasmada adalah simbol kuatnya ikatan para alumni seperti saudara kandung.
Tumbuh bersama dan melahirkan tokoh hebat serta inspiratif serta banyak memberikan manfaat.
“Momentum Munas ini adalah sarana yang baik untuk memperkuat persaudaraan. Karena Ikasmada ini simbol kuatnya ikatan para alumni seperti saudara kandung,” ungkapnya.
Bagus menambahkan, merasa bangga menjadi Alumni SMAN 2 Kediri karena kekompakan ikatan alumni begitu kuat meskipun di era pandemi seperti sekarang.
“Saya bangga karena kekompakan Ikasmada di era pandemi. Ini adalah aset berharga yang dimiliki Kota Kediri.
Hubungan antaralumni itu jauh lebih kuat dibandingkan hubungan bisnis,” tambahnya.
Momentum munas menjadi tempat menggalang solidaritas membangun daerah dan bertukar informasi dalam suasana harmoni.
“Munas ini akan menghasilkan masukan, saran dan terobosan untuk Kota Kediri.
Selain itu Munas menjadi tempat untuk menggalang solidaritas membangun daerah dan bertukar informasi serta membangun jejaring untuk mengembangkan kota kelahiran," jelasnya.