
Madiun,koranmemo.com-Laga uji coba Persik Kediri kontra Persis Solo berakhir seri 1-1 di Stadion Wilis Madiun, Minggu (17/7) sore. Klub berjuluk Macan Putih unggul lewat penalti Renan Silva pada babak pertama.
Sepanjang pertandingan kedua tim sama-sama kuat. Saling serang terjadi, sampai akhirnya Persik Kediri memiliki peluang dari pelanggaran di dalam kotak penalti Persis Solo. Renan Silva, Gelandang Persik Kediri melakukan eksekusi membuat timnya unggul 1-0 di babak pertama.
Memasuki babak ke-2, Laskar Samber Nyawa julukan Persis Solo melakukan perubahan taktik. Hasilnya klub promosi Liga 1 musim 2022/2023 ini menyamakan kedudukan. Pencetak gol Jaime Xavier pada babak ke-2.
Persik Kediri sempat unggul pemain pada menit akhir menjelang pertandingan usai. Tapi memiliki jumlah pemain lebih banyak tidak bisa dimanfaatkan oleh klub berjersey ungu itu. Skor 1-1 menutup pertandingan persahabatan sore itu.
Pelatih Kepala Persik Kediri, Javier Roca mengatakan timnya sudah berupaya maksimal pada pertandingan itu. Tetapi hasil seri tak berubah hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan.
“Persik Kediri dan Persis Solo sama-sama memiliki banyak peluang. hasil cukup adil. Semoga hasil ini menjadi lebih baik saat memasuki liga dengan membawa kemenangan,” katanya.
Dia melihat ada kemajuan dibanding dengan pertandingan di Piala Presiden 2022 kemarin. Tetapi masih ada masalah klasik yang selalu dihadapi Macan Putih di awal kompetisi.
Penyelesaian akhir ternyata belum sesuai dengan harapan pelatih atau fans Persik Kediri. “Secara permainan kami sudah ada kemajuan. Tapi kami tetap susah di finishing, itu susah dijawab. Kalau dijawab terkesan seperti alasan,” imbuhnya.
Roca menilai masalah itu sulit dijelaskan, tetapi dia yakin beberapa pertandingan yang akan dilalui bisa membentuk karakter permainan dan sentuhan gol bagi penyerang.
“Namun saya percaya pemain akan memaksimalkan peluang di depan. Semoga pemain-pemain itu semakin tajam. Ada 4 peluang dari 4 pemain berbeda, tidak ada selain kerja lebih keras lagi agar kami bisa memperbaiki finishing,” tutupnya.
Reporter : Dhita Septiadarma
Editor : Achmad Saichu