Kediri, koranmemo.com - Pelatih Kepala Persik Kediri, Javier Roca tidak bisa mendampingi pemain di bench lapangan.
Sebab, Javier Roca mendapatkan kartu merah pada pertandingan melawan Borneo FC, Sabtu (8/1/2022) lalu.
Meski begitu, Javier Roca yang masih menjabat pelatih kepala berteriak pada pemain di atas tribun.
Hal itu diungkapkan perwakilan pemain yang ikut di jumpa pers pascapertandingan melawan Persikabo 1973, Jumat (14/1/2022) lalu.
Fulbek Persik Kediri, Ibrahim Sanjaya yang menggantikan Agil Munawar pada babak ke-2 mengatakan, mewakili rekan setim mengungkapkan rasa kekecewaan. Rasa kecewa itu muncul lantaran timnya, Persik Kediri kalah 2-1 pada pertandingan pekan ke-19 BRI Liga 1 Indonesia.
“Saya mewakili teman-teman, memang hasilnya mengecewakan. Memang hasil kami kalah 2-1,” kata Ibrahim Sanjaya saat jumpa pers.
“Kami akan mengikuti evaluasi yang diberikan oleh pelatih. Pertandingan ke depan semoga lebih baik,” imbuhnya.
Terkait Javier Roca, yang harus berada di tribun pada pertandingan itu, menurut Sanjaya tidak terlalu berdampak negatif pada pertandingan.
“Konsisten atau tidaknya permainan tidak selalu dari kepelatihan, banyak faktor yang mempengaruhi,” urai Ibrahim Sanjaya.
Baca Juga: Ditahan Persela Imbang 1-1, Pelatih Persija Angelo: Tidak Puas
Memang saat Pelatih Kepala berada di lapangan, lanjutnya, instruksi selalu diberi pada pemain.
Tapi selama di atas tribun, Javier Roca tetap menyampaikan arahan pada pemain Persik Kediri yang saat itu sedang berjibaku melawan Persikabo 1973.
“Sebenarnya semua pelatih sama, cuman biasanya Coach Roca biasanya di pinggir lapangan lebih banyak berteriak,” ujar Ibrahim Sanjaya.
“Ketika berada di tribun pun kami lihat Coach Roca juga teriak ke pemain,” sambungnya.
Kekalahan sore itu menurutnya terjadi karena penurunan konsentrasi pemain di menit-menit berbahaya.
Mengenai penurunan performa karena faktor tidak ada pelatih di pinggir lapangan, Ibrahim Sanjaya tidak terlalu setuju.
“Memang kesalahan kami pada konsentrasi. Untuk keberadaan Coach Roca di dalam lapangan atau hanya di duduk di tribun kami pemain harus tetap fokus,” tutupnya.