Dinas Sosial Kota Kediri Kesulitan Bujuk Mbah Sri dan 2 Cucunya Pindah ke Tempat yang Lebih Layak

Kediri Dalam Berita | 28/06/2021

Tribun kediri

 
TribunJatim.com/Didik Mashudi
 
Mbah Sri bersama cucunya yang tinggal di kamar kontrakan di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Minggu (27/6/2021). 
 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Sosial Kota Kediri memberikan bantuan dan pembinaan kepada Mbah Sri Wartini dan 2 cucunya yang tinggal di Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (27/6/2021).

Petugas Kantor Dinas Sosial Kota Kediri kembali mengunjungi kamar kontrakan Mbah Sri untuk menyampaikan bantuan berupa sembako dan bahan makanan, meliputi beras, gula, minyak dan mie instan.

Selain itu, petugas juga melakukan pendekatan kepada Mbah Sri dan cucunya, supaya mau pindah ke tempat tinggal yang lebih layak.

Triyono Kutut Purwanto, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri menjelaskan, sejak 2017, Dinas Sosial terus melakukan pendampingan dan membujuk mbah Sri serta kedua cucunya supaya mau pindah ke tempat yang lebih layak.

"Mengingat kondisinya sekarang yang sudah tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Triyono Kutut.

Sejauh ini, penanganan dari Dinas Sosial Kota Kediri masih belum bisa maksimal. Karena KTP dari yang bersangkutan masih tercatat sebagai warga Kalimantan.

“Namun kami upayakan supaya KTP bisa segera pindah ke Kota Kediri sehingga kami bisa memaksimalkan penanganan sosial bagi mbah Sri dan cucunya ini,” jelasnya.

Selain itu selama ini petugas masih kesusahan untuk membujuk Mbah Sri supaya mau pindah ke tempat yang lebih layak

Namun Mbah Sri masih menginginkan untuk tinggal di kontrakan bersama kedua cucunya.

"Perlahan-lahan kami terus bujuk supaya mau," ujarnya.

Dikhawatirkan, kondisi rumah kontrakan yang sudah tidak layak huni dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan Mbah Sri dan cucunya. 

“Tempat tinggalnya yang kotor, sanitasi yang buruk ini sangat tidak baik untuk tumbuh kembang anak dan tentunya kesehatan dari Mbah Sri sendiri,” ujarnya.

Baca juga: Kisah Pasutri Tak Mampu Tinggal di Rumah Tak Layak, dari Luar Tampak Kumuh, Dalamnya Menakjubkan

Sementara Luluk Nita Kumala, Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kota Kediri menjelaskan, kedua cucu dari Mbah Sri ada keinginan untuk pindah ke tempat yang lebih layak, namun neneknya masih belum mengizinkan.

“Sebenarnya cucunya ada keinginan, namun masih belum mendapat izin dari neneknya, jadi saat ini kami terus lakukan pendekatan kepada Mbah Sri,” terang Luluk.

Selain dipindahkan ke tempat yang lebih layak, Pemerintah Kota Kediri akan membantu urusan pendidikan sekolahnya dan memberikan kehidupan yang lebih layak serta pengasuhan yang baik dan maksimal.

Saat ini Mbah Sri dan cucunya tinggal kamar kontrakan di Kelurahan Lirboyo berukuran satu petak. Sudah lama Mbah Sri tidak mampu untuk membayar uang sewa. 

Menurut Sukarji, ketua RT 4 RW 4 Kelurahan Lirboyo, pemilik kontrakan sudah meminta mbah Sri untuk pindah, namun pihaknya tidak mau. 

“Selama ini pemilik kontrakan mau nagih ya nggak bisa, akhirnya dibiarkan saja,” jelasnya.

Diungkapkan Sukarji, orang tua dari kedua cucu Mbah Sri telah meninggal. Selain itu seringkali didapati Mbah Sri meminta cucunya untuk mengemis dijalan-jalan, demi memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. 

“Biasanya ada yang ngasih bantuan, tapi saat bantuannya habis, si mbah dan cucunya ini kembali minta-minta lagi,” tambahnya.

Dinas Sosial sudah menyusun upaya untuk membantu Mbah Sri dan cucunya supaya bisa mendapatkan penghidupan yang layak. 

Dijelaskan Nur Sulaiman Ghozali, Kasi Penyelenggaraan jaminan sosial, Dinas Sosial Kota Kediri, langkah pertama bersama Dispendukcapil akan mengurus dokumen dari Mbah Sri, memindahkan KTP dari

Kalimantan ke Kota Kediri untuk mendapatkan penanganan yang maksimal.

Setelah dokumen tersebut terpenuhi, akan membujuk kembali Mbah Sri dan cucunya supaya mau pindah.

“Kami akan terus membujuk untuk sementara dipindah ke barak yang ada di Semampir untuk dilakukan pembinaan agar menjaga pola hidup bersih sembari kami carikan tempat yang lebih layak,” tandasnya.