Warga Kota Kediri terdampak Covid-19 antri untuk menerima bansos dari Pemprov Jatim. (FOTO: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)
“Pelaksananya BPBD. Kriteria penerima adalah semua warga yang terdampak Covid-19,” kata Triyono Kutut, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri.
Hari ini, pembagian dilakukan di 24 kelurahan dari 3 kecamatan di Kota Kediri. Pendataan lewat e-bansos yang dikoordinir oleh RT/RW setiap kelurahan. Menurut Kutut, penerima tersebar luas dari berbagai kalangan yang terkena dampak Covid-19.
Beberapa pengusaha kecil pun menerima bantuan karena pemasukannya memang menurun drastis. Syaratnya hanya belum menerima bantuan sebelumnya.
Misalnya Hari, pemilik toko kelontong di daerah Bence merasakan manfaat dari bantuan yang diberikan pemerintah.
“Saya bersyukur mendapatkan bantuan karena selama pandemik, pendapatan menurun drastis,” kata Hari.
Pengambilan dilakukan di kelurahan selama 2 hari ini yaitu Kamis dan Jumat. Hari kedua, bansos akan dibagikan di 22 kelurahan. Syaratnya hanya membawa undangan, KTP, dan KK. Undangan diberikan oleh RT/RW beberapa hari sebelumnya sebagaimana yang sudah terdata.
Secara keseluruhan, pengambilan bansos dari Pemprov Jatim ini berjalan tertib. Masyarakat pun menaati protokol kesehatan dengan mengenakan masker. Petugas penyalur memastikan mereka tetap menjaga jarak dan tidak bergerombol.