Berbagi di Tengah Pandemi, Warga di Kota Kediri Ini Siapkan Cantelan Isi Sayur dan Lauk Setiap Pagi

Kediri Dalam Berita | 01/06/2020

Surya

 
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
 
Cantelan berisi sayuran dan lauk gratis disiapkan di depan pagar rumah Sudaryati warga Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Senin (1/6/2020). 



 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Warga terdampak virus Corona atau Covid-19 di Kota Kediri dapat menikmati cantelan tas kresek berisi sayuran dan lauknya secara gratis yang disiapkan di pagar depan rumah Sudaryati, warga Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Senin (1/6/2020).

Setiap pagi, setidaknya ada 10 bungkus paket sayuran dan lauk digantung di pagar rumah Sudaryati.

Siapa pun boleh mengambil satu paket atau menambah paket sayuran berikut lauknya tanpa perlu diawasi.

 

Menurut Sudaryati, ide berbagi cantelan berisi paket sayuran dan lauk ini dicetuskan oleh anak-anaknya yang ada di perantauan. Mereka mengirimkan dana untuk berbagi dengan tetangga terdekat.

Akibat pandemi Covid-19, telah menyebabkan beberapa tetangganya terdampak dan terganggu pendapatannya.

Meski sudah ada bantuan dari pemerintah baik pusat dan daerah, namun kebutuhan sehari-hari seperti sayur segar masih dibutuhkan.

"Cantelan ini tujuannya untuk mengajak yang lain juga ikut,” ungkapnya.

Meski baru dimulai, tetangganya sudah mengetahui kalau Sudaryati menyiapkan sayuran sehingga sudah ada menunggu di depan rumah.

Paket sayuran ini dipesan kepada pedagang sayur langganannya. Sudaryati kemudian memesan 10 paket yang diperuntukkan untuk warga sekitar rumahnya.

Paket itu terdiri dari sayuran, minyak goreng, bumbu,dan lauk seperti tahu dan tempe. Satu paketnya, senilai Rp 10.000.

Paket berbagi sayuran ini juga menjadi berkah bagi pedagang sayur langganannya.

Setiap pagi cantelan paket sayuran dan lauk dikaitkan di depan pagar rumahnya. Di sekitar cantelan ada tulisan, 'Boleh Diambil Gratis Masing-masing Satu Paket'.

Tulisan lainnya, 'Gratis Kagem yang Membutuhkan Cantelan, Bebas Kagem yang Mau Menambahkan Cantelan'.

 

Tidak menunggu waktu lama, paket cantelan sayur dan lauk langsung ludes. Kebanyakan diambil tetangga yang membutuhkan. Ada juga tukang becak yang kebetulan lewat dan juga orang yang melintas.

Meski tidak ada yang menjaga, setiap orang yang datang hanya mengambil satu paket cantelan.

Sudaryati berharap, pagar rumahnya bisa menjadi sarana untuk berbagi. Keluarganya telah mempersiapkan dana untuk kebutuhan 3 bulan ke depan.

“Semoga virus Corona segera pergi, sehingga warga bisa kembali bekerja dan tidak ada yang kesulitan memenuhi kebutuhan makan lagi,” harapnya.