Kediri (beritajatim.com) – Meringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli, Pemuda Katolik Kediri mengadakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis kepada anak TK dan SD Yohanes Gabriel Pohsarang, Kabupaten Kediri.
Selain pemeriksaan kesehatan dasar, dalam baksos ini, juga diadakan pendidikan seks kepada siswa, seiring dengan maraknya kasus pelecehan seksual anak di Kediri.
Ketua Pemuda Katolik Kediri, Regina Nadya Suwono mengatakan, seks education kepada remaja sudah bukan lagi hal yang tabu. Dengan mengenali organ reproduksi, justru bisa melindungi anak dari kejahatan seksual.
“Seksual education terhadap anak remaja penting sekali, karena kita tahu banyak masyrakat yang menganggap hal tabu. Itu tidak tabu, dengan mengenali organ reproduksi, bisa untuk mencegah terhadap pelecehan di area sekolah,” kata Regina.
Baksos ini menyasar 74 anak TK dan 51 pelajar SD Yohanes Gabriel Puhsarang. Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi tinggi berat badan, tensi darah dan pemenuhan gizi untuk mencegah stunting.
“Juga ada pemeriksaan gigi dan mulut, serta mata dan telinga. Kita tahu bahwa anak usia itu, kerap mengalami permasalahan pada giginya,” terus legislator perempuan yang karib disapa Mbak Rere itu.
Sementara, Kepala Sekolah SD Yohanes Gabriel Esty Wydia Harijanto mengaku, bersyukur masih ada pemuda yang peduli dan mau mengadakan acara bakti sosial ini. Kegiatan itu menurutnya sangat bermanfaat.
Kami berterima kasih kepada mbak Regina yang mengadakan bakti sosial disini. Ini sangat bermanfaat sekali bagi kami dan anak-anak,” ungkapnya.

