Usia di Atas 100 Tahun, Perempuan Tertua di Kota Kediri Dapat Perlakuan Khusus saat Operasi Pasar

Kediri Dalam Berita | 14/04/2022

Surya.co.id

 
surya/didik mashudi
 
Jaelah, warga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Dandangan, Kota Kediri yang telah berusia lebih dari 100 tahun mendapatkan paket sembako Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. 
 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Dari banyak warga Kota Kediri yang menghadiri operasi pasar murni (OPM) Ramadhan, Selasa (12/4/2022) lalu, ada satu sosok yang mengundang perhatian. Yaitu Jaelah, salah satu penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Dandangan, Kota Kediri karena dikabarkan sudah berusia di atas 100 tahun.

Tidak diketahui pasti berapa usia Mbah Jaelah, namun keberadaannya sempat menarik perhatian Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar saat meninjau pelaksanaan OPM Ramadhan yang digelar di Blok E Rusunawa itu.

Abu Bakar pun terlihat penasaran bahwa ada salah satu warganya yang sudah berusia lebih dari seabad, dan mungkin merupakan perempuan tertua di kota itu. Saat OPM, Mbah Jaelah hanya duduk di kursi sehingga wali kota menghampiri lalu berbincang-bincang.

Saat warga lainnya antre membeli sembako murah dalam OPM, Nenek Jaelah tidak ikut membeli. Melihat kondisi si nenek, wali kota selanjutnya memberikan paket sembako gratis berisi beras, minyak goreng, gula, dan telur. "Ini ada bantuan sembako, Mbah. Semoga bermanfaat Mbah," ujar Abu Bakar.

Saat bertatap muka dengan Mbah Jaelah, wali kota menanyakan tempat tinggalnya di Rusunawa bersama siapa. "Kamarnya di mana, Mbah? Tinggal di sini bersama siapa?," tanya kepala daerah yang disapa Mas Abu itu.

Meski sudah berusia lanjut, Mbah Jaelah masih sigap menjawab semua pertanyaan Mas Abu. "Anak ada 6 dan cucunya banyak. Di sini bersama anak dan cucu," jawab Mbah Jaelah, didampingi salah satu anaknya.

Mas Abu pun tidak bertanya detail usia Mbah Jaelah, namun yakin di usia setua itu Mbah Jaelah sudah melalui dan menyaksikan banyak perubahan selama perjalanan hidupnya di Kota Kediri.

Mas Abu lantas mendoakan agar Mbah Jaelah selalu diberi kesehatan di usianya yang lebih dari satu abad. "Sehat-sehat nggih, Mbah. Terima kasih dan terus saling mendoakan," ungkapnya.

Sugiyanto, salah satu anak Mbah Jaelah mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih telah mendapatkan berkah berupa paket sembako dari Mas Abu.

Sugiyanto juga mendoakan wali kota agar sehat selalu dan bisa terus membantu banyak masyarakat. “Terima kasih, Pak Wali Kota Kediri atas paket yang diberikan. Senang sekali bisa bertemu," ungkapnya