SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri sangat gencar melangsungkan program vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi booster di seluruh rumah sakit se-Kota Kediri. Sejauh ini sudah ada 5.721 dosis vaksin booster yang disuntikkan kepada masyarakat.
Jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah Moderna dan AstraZeneca dan tidak ada prioritas khusus untuk sasaran vaksinasi ini.
Menurut Kepala Dinkes, Kota Kediri, dr Fauzan Adima, semua warga mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan vaksin. “Yang penting memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah, yakni berusia 18 tahun ke atas dan minimal berjarak 6 bulan dari vaksin kedua yang telah diterimanya," jelas Fauzan, Selasa (25/1/2022).
Pemda berharap program pelaksanaan vaksin booster bisa membantu mengurangi pertambahan jumlah kasus Covid-19, khususnya di Kota Kediri. Karena tak bisa dipungkiri angka kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia sebulan terakhir cenderung mengalami peningkatan, terlebih setelah munculnya varian Omicron.
Sehingga pemerintah terus menggencarkan pelaksanaan program vaksin gratis, termasuk vaksin booster lanjutan. Dan Dinkes Kota Kediri telah menjadwalkan kegiatan vaksinasi booster di seluruh rumah sakit di Kota Kediri.
Sementara jadwal kegiatan pelaksanaan vaksinasi booster di antaranya, di RSUD Gambiran pada Selasa, Rabu, Kamis, dengan kuota 300 dosis per hari, lalu di RSUD Kilisuci pada Senin- Jumat, pukul 7.30 - 11.00 WIB, kuota 100 per hari.
Juga di RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan pada Rabu, Kamis, Jumat, kuota 165 per hari; RSU Daha Husada pada Kamis, Jumat, kuota 100 per hari; RS Baptis pada Selasa - Sabtu, kuota 200 per hari.
Kemudian di RS DKT pada Senin - Jumat, kuota 200 per hari; RS Bhayangkara pada Selasa dan Kamis, kuota 100 per hari; RSU Lirboyo pada Senin, Rabu, Jumat, kuota 100 per hari; serta RSGM IIK Bhakti Wiyata pada Selasa dan Kamis, kuota 100 per hari.
Sementara untuk informasi pendaftaran vaksinasi booster bisa dilihat pada laman instagram masing-masing rumah sakit.
Sebelum melakukan penyuntikan, petugas terlebih dahulu melakukan skrening/pengecekan kesehatan penerima vaksin, baik melalui wawancara serta pemeriksaan untuk mengetahui tekanan darah dan status kesehatan.
Dinkes Kota Kediri telah menyusun beragam strategi, seperti sosialisasi. “Kita telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya Dinas Kominfo untuk penyebaran informasi,” ujar Fauzan.
Di samping itu, proses updating data juga perlu dilakukan guna mencegah ketimpangan data pusat dan data daerah. Bagi lansia, pemerintah akan melaksanakan vaksinasi booster door to door agar dapat menyasar lansia yang mengalami kendala menuju lokasi vaksinasi.
Vaksinasi dosis III sudah menjadi pertimbangan pusat sebagai langkah antisipasi varian Omicron sehingga akan memaksimalkan pelaksanaannya. " Harapannya, supaya masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis 2 segera disuntikkan dosis 3 untuk membangun herd immunity,” tandasnya.
Bagi masyarakat yang masih belumdivaksin dosis 1 dan 2, tetap diimbau untuk segera melakukan vaksinasi di puskesmas atau rumah sakit.