KBRN . Kediri : Antisapasi penyebaran Covid-19 utamanya varian Omicron, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan gencar melangsungkan program vaksinasi dosis III atau vaksinasi booster yang di lakukan di seluruh rumah sakit di Kota Kediri. Saat ini sudah sebanyak 5.721 dosis vaksin booster telah disuntikkan kepada masyarakat. Jenis vaksin yang diberikan kepada masyarakat antara lain yakni Moderna dan AstraZeneca.
Menurut dr. Fauzan Adima, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri tidak ada prioritas khusus untuk sasaran vaksinasi booster tersebut. Menurut dr. Fauzan, semua warga mempunyai hak yang sama dalam mendapatkan vaksin. Ia juga mengatakan, yang terpenting dalam penyaluran vaksin ini sendiri adalah masyarakat memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah, yakni berusia 18 tahun ke atas, dan minimal berjarak 6 bulan dari vaksin kedua yang telah diterimanya.
Pemerintah juga berharap program pelaksanaan vaksin booster diharapkan bisa membantu mengurangi pertambahan jumlah kasus Covid-19 khususnya di Kota Kediri. Sebab, tak bisa dipungkiri bahwa angka kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia sebulan terakhir cenderung mengalami peningkatan, terlebih setelah munculnya varian Omicron. Oleh karena itu, pemerintah terus menggencarkan pelaksanaan program vaksin gratis, termasuk vaksin booster lanjutan ini.
Sebelum melakukan penyuntikan, petugas terlebih dahulu melakukan Skrening/pengecekan kesehatan penerima vaksin, baik melalui wawancara serta pemeriksaan untuk mengetahui tekanan darah dan status kesehatan
