
Kepedulian terhadap korban dugaan kekerasan seksual anak ditunjukkan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dengan memastikan korban mendapat pendampingan dan penanganan trauma. Korban dugaan kekerasan berusia 12 tahun. Setelah memastikan kondisi korban, Wali Kota Kediri melanjutkan langkah koordinasi dengan Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu guna memastikan penanganan kasus berjalan optimal, Senin (31/08/2026).
Kehadiran perempuan yang akrab disapa Mbak Wali tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi situasi sulit. Selain memberikan dukungan moril kepada korban, juga memastikan seluruh layanan pendampingan yang dibutuhkan dapat diberikan secara maksimal.
"Tadi pagi kita sudah mengunjungi salah satu korban kekerasan seksual. Dimana kekerasan ini diduga dilakukan oleh ayah tiri. Saya lihat korban ini masih trauma namun Alhamdulillah sudah mau pergi ke sekolah," ujarnya.
Mbak Wali mengungkapkan kedatangannya ke Polres Kediri Kota untuk berkoordinasi terkait kasus tersebut. Mbak Wali menegaskan terduga pelaku harus mendapatkan tindakan tegas dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Pemerintah Kota Kediri memiliki visi mewujudkan Kota Kediri sebagai Kota Ramah Anak. Untuk itu, kasus kekerasan terhadap anak tidak boleh terjadi dan ke depan diharapkan dapat ditekan hingga tidak ada lagi kasus serupa di Kota Kediri. "Anak-anak ini aset bangsa dan harus benar-benar dijaga. Jangan sampai ada hal-hal buruk yang mempengaruhi masa depannya. Dengan adanya kejadian ini anak menjadi trauma," ungkapnya.
Wali kota termuda ini menjelaskan untuk pemulihan kondisi korban, Pemerintah Kota Kediri terus melakukan pendampingan. Setiap hari dari UPT Rumah Aman mendampingi korban. Berangkat dan pulang sekolah pun juga dijempur dari UPT Rumah Aman. "Kondisi saat ini berangsur membaik. Tadi sudah mau komunikasi namun masih trauma. Kami akan terus dampingi dalam pemulihannya," jelasnya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu menambahkan bahwa saat ini kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Kediri Kota. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman terkait modus operandi yang bersangkutan. Lalu alat bukti dan penyidikan juga terus berjalan hingga nanti pelimpahan ke Kejaksaan. "Terduga Pelaku sudah diamankan sekitar sehari atau dua hari lalu. Masih kita tangani terus sehingga kita bisa dapat gambaran yang utuh," imbuhnya.
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri