Kediri (IDNpos.com) – Bertepatan dengan Peringatan Hari Lahir Pancasila, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menginisiasi Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Hari Selasa (1/6/2021). Kegiatan ini serta menghadirkan Satriyani yg merupakan salah satu berasal dari 74 ikon penerima penghargaan Pancasila tahun 2019 berasal dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Selain itu kegiatan serta diikuti secara virtual dari Aris Heru Utomo Direktur Standarisasi Materi dan juga serta Metode Aparatur Sipil Negara BPIP, Gus Syauqi Ma’aruf Amin Aktivis Sosial/Kepemudaan dan juga serta Seni, Nugie Aktivis Lingkungan, Nanang berasal dari Rumah Garuda Yogyakarta, dan juga serta perwakilan berasal dari Pemkot Lampung.
Wali Kota Kediri mengungkapkan saat ini rasa nasionalisme sedikit luntur. Maka berasal dari itu mesti dibuat gerakan untuk kembali membangkitkan rasa nasionalisme. Kota Kediri berinisiatif membuat Gerakan Kebangsaan Mengumandangkan Mars Pancasila. Dimana Mars Pancasila ini akan diputar di tempat-tempat umum setiap Jam 14.00 WIB. Diharapkan gerakan ini dapat menjadi virus yg positif bagi Indonesia dan juga serta nilai-nilai pancasila dapat terus diaplikasikan di dalam kehidupan bermasyarakat.
“Alhamdulillah kami bersyukur di Kota Kediri apabila kami lihat peninggalan-peninggalan sejarah berupa relief yg berkaitan dengan Garuda. Bila ditarik ke belakang ternyata simbol-simbol Garuda ini terdapat di Kota Kediri. Ke depan kami mesti mengembangkan serta menggali lebih di dalam lagi Pancasila. Sehingga mesti ditumbuhkembangkan supaya lebih asyik lagi. Saya mohon untuk memberi masukan karena kami lagi memulai. kami serta siap berkolaborasi untuk mengembangkan rasa nasionalisme. Paling tidak kami dapat membantu Negara ini bahwa Pancasila ini memang ideologi kami, identitas kami. Sehingga saya yakin sekali Pancasila lahir tanpa akhir untuk tanah air,” ujarnya.
Abdullah Abu Bakar mengatakan untuk terus membangkitkan nasionalisme dan juga serta nilai-nilai pancasila bukanlah tugas berasal dari BPIP saja, namun semua pihak. Ke depan anak-anak milenial mesti dilibatkan untuk menggelorakan nilai-nilai pancasila.

“Suatu contoh kami akan adakan lomba video klip tentang Garuda Pancasila yg asyik, berasal dari genre Lagu yg berbeda-beda. Ini akan menumbuhkembangkan serta mengasah kreatifitas para pemuda. Mudah-mudahan ini yg menyatukan kami, menjadi gerakan kecil yg dapat menjadi rem perekat bagi bangsa kami yg kami cintai. Tidak terdapat yg dapat membesarkan Pancasila, kecuali bangsa kami sendiri. apabila kami melupakan ini selesai sudah. Tapi apabila kami mau terus menggelorakan, digali terus, saling mengingatkan saya yakin Pancasila akan melekat pada norma-norma kehidupan kami dan juga serta menjadi ideologi kami semua,” jelasnya.
Wali Kota Kediri serta menambahkan di Kota Kediri kerukunan antar umat beragama berjalan dengan baik. Bahkan indeks toleransi di Kota Kediri nilainya tinggi. Semua itu didasari berasal dari nilai-nilai Pancasila yg terus diterapkan.
“Seperti toleransi, mengedepankan musyawarah dan juga serta bahwa kami berketuhanan. Itulah yg kami pakai di Kota Kediri. Alhamdulillah sampai saat ini kami dan juga serta tokoh-tokoh masyarakat serta tokoh-tokoh agama berkomitmen untuk menjaga kebersamaan. kami memang berbeda-beda tapi kami disatukan dari Bhineka Tunggal Ika,” imbuhnya.
