Bupati dan Wali Kota Kediri Kolaborasi Kembangkan Wilayah Bersama

Kediri Dalam Berita | 24/05/2021

Bupati dan Wali Kota Kediri Kolaborasi Kembangkan Wilayah BersamaBupati Kediri dan Wali Kota Kediri saat berbincang di pendopo kabupaten Kediri. (FOTO: Canda Adisurya/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Kota dan Kabupaten Kediri, Jawa Timur bukan seperti air dan minyak yang tidak bisa menyatu, justru kedua daerah yang berdampingan ini harus saling melengkapi. Meskipun dalam urusan administrasi berbeda, tapi bila kedua daerah ini bisa berkolaborasi dengan baik maka akan menjadi suatu daerah yang lebih berkembang serta masyarakat juga akan menerima dampak positifnya.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana biasa disapa Mas Bup Dhito menerima kunjungan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar di Pendopo Kabupaten Kediri, Jumat sore (21/5/2021). Kedunya membahas hal yang dapat dikembangkan bersama antara Kota dan Kabupaten Kediri.

Wali Kota Kediri mengungkapkan contoh kolaborasi kedua daerah ini yang dapat dilakukan seperti dalam hal pariwisata. Kabupaten Kediri memiliki pariwisata yang sangat banyak dan indah sehingga banyak orang yang ingin berkunjung ke sana.

Untuk hal tempat wisata Kota Kediri memang sedikit, itu sesuai dengan brandingnya sebagai kota pendidikan, jasa, dan perdagangan bukan kota pariwisata. Namun Kota Kediri bisa sebagai penyangga pariwisata Kabupaten Kediri. Misalnya saja orang yang berwisata di Kabupaten Kediri bisa menginap dan berkuliner di Kota Kediri.

 

serahkan-kenang-kenangan-kepada-Wali-Kota-Kediri.jpgBupati Kediri saat serahkan kenang-kenangan kepada Wali Kota Kediri (FOTO: Canda Adisurya/TIMES Indonesia)

“Contoh lainnya dalam hal Pendidikan. Banyak orang Kabupaten Kediri yang sekolah di Kota Kediri dan kebetulan kota juga ada sekolah dan kampus negeri/swasta juga,” imbuhnya.

Saat bincang-bincang, Abdullah Abu Bakar menginginkan tidak ada sekat antara Kota dan Kabupaten Kediri. Masyarakatnya pun sudah sangat membaur dan tidak membeda-bedakan. Karena semua fasilitas yang disiapkan tujuannya agar bermanfaat untuk semua pihak, tidak terpecah-pecah hanya untuk orang kabupaten ataupun hanya untuk orang kota saja.

Pembangunan itu semua demi kesejahteraan masyarakat Kediri. “Saya juga membahas tentang pembangunan Bandara Kediri. Yang perlu dipikirkan bagaimana mempersiapkan jalan sekitarnya dan juga tak kalah penting sumber daya manusianya. Termasuk kita juga harus berpikir ke depannya ada ring road dan lain-lain,” ujar Wali Kota Kediri.

Sementara itu, Bupati Kediri menuturkan bahwa kehidupan di kabupaten ataupun kota sama saja. Kabupaten tidak bisa bertumbuh sendiri tanpa kota begitu pula sebaliknya. Kolaborasi di sini sangat diperlukan sekali. Misalnya dalam pelayanan kesehatan, warga Kabupaten Kediri yang bermukim di barat sungai bila berobat akan datang ke rumah sakit di kota karena dekat. Bila datang berobat ke RSUD SLG terlalu jauh dengan tempat tinggalnya.

“Dalam hal pendidikan, memang SMA 1, SMA 2, SMP 1 sekolah top namun jangan semua larinya kesana. Makanya warga Kediri yang tinggal di kabupaten harus punya sekolah sendiri yang bisa bersaing dengan baik,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, ada kegiatan kolaborasi Pemkot Kediri dan Pemkab Kediri yang akan diselenggarakan secara kolaboratif. Bupati Kediri menyampaikan bahwa akan ada event sepeda Kelud Uphill Challenge yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2021 mendatang dan sedang dibuat konsep acaranya.

Event sepeda ini mengambil rute mulai dari Taman Kresek sampai ke Pos 2 Gunung Kelud. Sengaja dipilih sebagai finish dari kegiatan sepeda ini karena pemandangan di Gunung Kelud sangat indah. Sedangkan untuk peserta yang ikut juga banyak sekali dari luar kota seperti Jakarta, Bandung, dan lain-lain, atlet juga ada yang ikut. Panjang rutenya 35 km," pungkas Bupati Kediri