SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pandemi global Covid-19 merupakan masa krisis, tetapi diharapkan tidak membuat kepedulian pada sesama malah terkikis. Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar pun berpesan bahwa semua pihak harus tetap memberi perhatian pada anak yatim terutama di masa sulit sekarang.
Abu Bakar berpesan agar kepedulian itu juga terus dilakukan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Hal itu disampaikan Mas Abu, sapaan wali kota, memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Aula Kecamatan Pesantren, Rabu (5/5/2021).
Dan Mas Abu pun percaya doa anak yatim, karena itu ia meminta anak yatim untuk mendoakan Pemkot Kediri agar ke depan kebijakannya bisa lebih bermanfaat.
"Sekolahnya harus pintar. Saya titip pesan kepada anak-anak yatim, mohon didoakan Pemerintah Kota Kediri supaya ke depan kebijakannya bisa pro rakyat dan mudah-mudahan pandemi segera berakhir," ujar Mas Abu.
Sedangkan dalam kegiatan pemberian santunan itu, anak-anak yatim dihadirkan sesuai dengan protokol kesehatan. Pemberian santunan anak yatim juga dilakukan di setiap kelurahan. "Saya berharap ini menjadi perhatian kita bersama. Bahwa di tengah-tengah kita ada anak yatim," tegas Mas Abu.
Ia juga berpesan agar tidak ada anak yatim di Kota Kediri yang putus sekolah. Pihaknya mengimbau semua pihak untuk lapor ke kelurahan jika ada anak yatim di sekitarnya, yang tidak mampu membiayai pendidikan atau bahkan putus sekolah.
"Saya berpesan jangan sampai anak-anak ini putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, saya mohon bisa dilaporkan ke Pak Lurah, Pak Camat atau langsung ke saya. Sehingga nanti kita bisa bantu dan supaya mereka bisa sekolah," pesan Mas Abu.
Pemkot Kediri bisa membuat program untuk anak yatim sehingga hidup mereka bisa terjamin. "Saya sangat senang apabila Pak Lurah nanti bisa punya program yang bisa kita jalankan bersama-sama sehingga anak-anak yatim ini bisa mencapai cita-citanya," ujarnya.