Harga Daging Ayam di Kota Kediri Mulai Turun

Kediri Dalam Berita | 16/04/2021

Kediri, koranmemo.com – Harga daging ayam di pasaran pada hari ke-3 Ramadan mengalami penurunan. Dari awalnya Rp 38 ribu perkilogram menjadi Rp 37 perkilogram di Pasar Setono Betek Kota Kediri, Kamis (15/4).

Pedagang daging ayam di blok A, Pasar Setono Betek Kota Kediri, Ani prasetyorini (35) menjelaskan memasuki ramadan kemarin harga ayam per kilogram mengalami kenaikan karena banyaknya permintaan pasar.

“Awal Ramadan itu biasanya ada tradisi megengan, banyak permintaan pasar sehingga harga daging ayam naik. Tapi awal puasa seperti ini justru harganya turun,” katanya.

Selain harga yang turun, permintaan ayam juga mengalami penurunan. Dari awalnya menjelang Ramadan bisa menghabiskan 150 kilogram perhari, memasuki awal puasa perhari hanya bisa menghabiskan 120 kilogram ayam saja. “Awal puasa biasanya juga banyak warung dan restoran yang tutup 2 atau 3 hari, jadi permintaan sana menurun dan berimbas pada harga,” imbuhnya.

Baca Juga: Sebanyak 6 Ribu Guru Ngaji di Kabupaten Kediri Akan Dapat Insentif

Setelah menurun pada 2 pekan pertama puasa, menurut Ani harga daging ayam akan kembali melonjak secara bertahap selama 2 pekan terakhir Ramadan. “Biasanya setelah THR pekerja turun konsumsi masyarakat meningkat. Harga daging ayam biasanya akan naik pada momen tersebut,” tukas Ani.

Selama pandemi seperti ini siklus kenaikan harga daging ayam agak sulit diprediksi. Menurunnya daya beli masyarakat juga berimbas pada pedagang karena daging ayam akan mengalami penyusutan jika tidak laku dalam 1 hari.

Baca Juga: Ramadan, Harga Daging Ayam di Madiun Tembus Rp. 38 Ribu per Kilogram

Baca Juga: Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas, Satlantas Polres Kediri Kota Berikan Sosialiasi ke Pelajar Papua

Pada setiap ekor ayam, 1 hari menurut Ani berat dagingnya bisa susut sekitar 1 sampai 2 ons per hari. Agar cepat laku biasanya pedagang juga menurunkan harga supaya harga daging cepat laku.