Kediri, koranmemo.com – Selain mengisi slot 4 pemain asing, Persik Kediri berencana menambah pemain lokal untuk mengisi kelemahan selama berkompetisi di Piala Menpora 2021 kemarin. Seperti diketahui saat kompetisi tersebut klub asal Kota Kediri ini hanya membawa 24 pemain dan 2 di antaranya sudah tidak diperpanjang karena berstatus pemain uji coba atau trial.
Pelatih Kepala Persik Kediri, Joko susilo menjelaskan timnya masih membutuhkan pemain karena masih ada beberapa posisi yang dirasa masih kurang. Dari total pemain setelah Piala Menpora kemarin, ada sebanyak 22 pemain dari daftar nama Piala Menpora.
Untuk Persiapan Liga 1, dia berencana membentuk komposisi pemain yang ramping yakni, hanya dengan 28 pemain saja. Karena Persik Kediri hanya berkompetisi di pertandingan lokal jumlah tersebut dirasa cukup ideal.
“Dengan 28 pemain saya rasa cukup ideal. Sudah setiap posisi paling tidak ada 2 sampai 3 pemain. Beberapa pemain juga bisa mengisi lebih dari 1 posisi sekaligus,” katanya.
Apalagi regulasi Liga 1, setiap tim bisa mendaftarkan minimal 18 dan maksimal mencapai 30 orang pemain. Jumlah tersebut termasuk kota pemain asing sebanyak 4 orang.
Lebih lanjut, setelah evaluasi Piala Menpora kemarin, kepelatihan memiliki tugas untuk segera menutupi kekurangan yang terlihat. Beberapa posisi yang masih lemah akan ditutupi dengan merekrut pemain baru. Rencananya ada pemain lokal baru yang akan menambah daftar pemain Macan Putih.
Kendati demikian pelatih masih melakukan komunikasi lebih lanjut dengan manajer untuk pemilihan pemain tersebut.
“Rencananya, selain 4 pemain asing ada 3 pemain lokal yang kami datangkan untuk menutup kekurangan,” imbuhnya.
Seperti diketahui pada evaluasi kompetisi pramusim kemarin, ada 2 pemain yang dicoret yakni, Herman Yoku dan Abdou Rafiou, striker kebangsaan Togo yang masih berstatus uji coba. Dari semua ini, pada posisi striker dan bek kiri menjadi sorotan karena kurang maksimal pada beberapa pertandingan kemarin.
Rencana untuk mendatangkan pemain ini harus mendapatkan persetujuan manajemen terlebih dahulu. Waktu yang masih cukup panjang, karena Liga 1 direncanakan bergulir bulan Juni masih bisa dimanfaatkan untuk membangun komposisi yang lebih baik.

