SURYA.co.id | Kediri - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-49 di Kota Kediri, Rabu (17/3/2021).
Diungkapkan Ferry Silviana, tahun ini, Hari Kesatuan Gerak PKK memasuki tahun ke-49.
Tema yang diangkat, “Keluarga Pelopor Perubahan Menuju Indonesia Maju”.
Tema ini bermakna bahwa tim penggerak dan para kader adalah garda terdepan dalam mewujudkan keluarga berkualitas.
"PKK adalah gerakan yang mampu menginisiasi keluarga-keluarga Indonesia melakukan perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.
Dikatakan, saat ini gerakan PKK semakin berkembang dengan program-program yang turut menjadi solusi permasalahan bangsa.
Sejak merebaknya pandemi Covid-19, kader PKK telah aktif melakukan kampanye protokol kesehatan dengan gerakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) serta testing, tracing, and treatment (3- T).
Beberapa hal yang dilaksanakan PKK di antaranya memberi bantuan makanan bergizi bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 serta Gebrak Masker sejak awal pandemi hingga saat ini.
“Saya yakin, masih banyak yang sudah dilakukan oleh para kader PKK di tingkat desa/kelurahan namun belum semua dilaporkan.
Saya ucapkan terima kasih atas peran serta bapak/ibu sekalian,” ungkapnya.
Pada Hari Kesatuan Gerak PKK ke-49, PKK Kota Kediri juga memberikan penghargaan pengabdian kepada kader yang telah berpartisipasi dalam gerakan PKK selama 10-25 tahun secara terus menerus.
Penghargaan diberikan kepada Nur Aisiyah dari Kelurahan Banjarmlati, Sri Indah Sulistija Rina dari Kelurahan Tinalan, dan Suwarsih Sutopo dari Kelurahan Dandangan.
Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sebagai pembina Tim Penggerak PKK Kota Kediri menuturkan di masa pandemi, PKK Kota Kediri turut membantu Pemerintah Kota Kediri dalam menekan penyebaran Covid-19.
Upaya itu dilakukan dengan membagikan masker dan selalu mengingatkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan.
Diungkapkan, Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri terus meningkat dari tahun ke tahun karena ada andil PKK Kota Kediri di dalamnya.
“IPM kita terus meningkat karena ada gerakan dan program PKK yang sangat bagus. Dari situ angka kematian bayi, angka kematian ibu, gizi buruk bisa ditekan," ungkapnya.