Kediri, koranmemo.com – Meski mendapatkan banyak tawaran dari klub-klub profesional Indonesia, pemain bertahan Persik Kediri, Andri Ibo tetap memilih bertahan pada musim 2021 ini. Kenyamanan dan suasana tim yang kondusif menjadi alasan pemain asal Sentani Papua ini kembali ke Kota Kediri.
Ibo memiliki gaya bermain yang matang, pengalamannya berkompetisi di liga profesional membuat penggawa usia 30 tahun ini menjadi daftar incaran klub-klub Liga Indonesia. Tipikal bermain cekatan dalam menjaga barisan pertahanan tim, menjadikannya salah satu pemain bertahan yang dipertimbangkan selama kompetisi 2020 kemarin.
Dijelaskan, lebih dari satu klub dari Liga 1 dan Liga 2 yang mengajukan penawaran. Beberapa klub diantaranya menyodorkan nominal kontrak lebih tinggi dari yang ditawarkan Persik Kediri.
Tapi pemain asal Sentani Papua ini memilih Macan Putih, julukan Persik kediri karena memiliki kesan baik saat bergabung musim 2020 kemarin. “Cuma ya saya pikir kenyamanan saya untuk bermain itu lebih penting daripada hanya memikirkan sebuah nilai,” kata Ibo.
Baca Juga: Joko Susilo Kembali Tangani Persik
Baca Juga: Polres Kediri akan Uji Coba ETLE, Ini Lokasinya
Selain itu, faktor kekeluargaan dan kebersamaan yang cukup baik membuatnya merasa senang dan masih ingin bertahan bersama Persik Kediri. Kecocokan lain ditemukan oleh Ibo adalah soal makanan. Makanan yang merakyat di Kota Kediri menjadi salah satu kuliner kesukaan. “Makanan yang paling saya sukai ya pasti sambel pecelnya. Saya sangat suka itu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ibo berharap untuk kedepannya bersama Persik Kediri dirinya dapat memberikan sumbangsih maksimal dan mengantarkan Persik Kediri meraih gelar-gelar selanjutnya.
Baca Juga: Persik Kediri Kembali Coret 1 Pemain
“Harapan serta menjadi keinginan saya pribadi yakni dapat memberikan gelar juara bagi Persik Kediri. Dengan lebih bekerja keras lagi, kita bisa untuk wujudkan itu,” tutup pemain bertahan tersebut.

