Vaksinasi Guru Sudah 60 Persen, Wali Kota Kediri Berharap Bisa Percepat Sekolah Tatap Muka

Kediri Dalam Berita | 09/03/2021

Surya

 
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
 
Sekolah di Kota Kediri mulai mempersiapkan kegiatan belajar mengajar. 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Giliran guru SMA/SMK serta pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri yang mendapat vaksinasi Covid 19, Senin (8/3/2021). Vaksinasi dilaksanakan di tiga lokasi yakni SMA Negeri 1 Kota Kediri, SMA Negeri 7 Kota Kediri, dan SMA Negeri 8 Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMA Negeri 1 Kota Kediri dan SMA Negeri 7 Kota Kediri. Dan wali kota memastikan secara langsung bahwa vaksinasi berjalan dengan baik dan lancar.

Turut mendampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima, Kepala Satpol PP Kota Kediri Eko Lukmono Hadi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri Sumiarso, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kediri Widayat, dan Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Kediri Mohamad Tohir.

Wali kota menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi guru SMA/SMK dan pegawai Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri menyasar 1.280 orang dan selesai dalam sehari. Sementara untuk guru TK, SD, dan SMP menyasar 1.619 orang dan telah dilakukan pada Kamis (4/3) dan Jumat (5/3) lalu.

“Pelaksanaan vaksinasi guru TK sampai SMP sudah 60 persen dan ini 60 persen juga. Mudah-mudahan dengan datangnya vaksin baru kita akan menuntaskan 40 persen yang belum," ungkapnya.

Kalau guru sudah divaksin, nanti akan dievaluasi bisa apa tidak melakukan sekolah tatap muka. "Kalau bisa ya tentu tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Dijelaskan pula, guru menjadi prioritas karena memiliki resiko tinggi. Tercapainya vaksinasi guru hingga 60 persen itu diharapkan dapat mempercepat pembelajaran tatap muka.

“Dari data yang kita punya, rata-rata anak-anak muda itu menjadi orang tanpa gejala (OTG). Makanya gurunya yang memiliki resiko kita vaksin dulu. Mudah-mudahan ini dapat mempercepat pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Wali kota juga memuji manajemen vaksinasi di Kota Kediri sudah berjalan baik. Sasaran vaksinasi sudah tepat dan berdasarkan tingkat resiko. Selain itu, puskesmas di Kota Kediri juga telah baik melaksanakan vaksinasi. Sehingga semua bisa berjalan dengan lancar dan tepat di Kota Kediri.

“Jadi yang memiliki resiko tinggi kita dahulukan untuk divaksin. Seperti pedagang pasar, ASN di pelayanan publik, TNI, Polri, dan guru," jelasnya.

Selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan pada tokoh agama karena mereka memberikan pelayanan dengan umat. Vaksinasi rencananya diadakan pada Rabu atau Kamis.