SURYA.CO.ID, KEDIRI - Setelah vaksinasi tahap pertama, kali ini giliran pekerja publik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Kediri yang mendapatkan vaksinasi tahap II yang berlangsung serentak di tiga kecamatan, Kamis (24/2/2021).
Petugas yang mendapatkan vaksinasi serentak ini seluruh pegawai kecamatan dan kelurahan. Sejak pagi peserta vaksinasi sudah terlihat mengantre di tempat yang disediakan.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Kediri, Yuni Ulfiah menjelaskan, sebelum menerima vaksinasi, para peserta harus melewati beberapa proses seperti pada tahap 1.
Di antaranya, proses pendaftaran dan verifikasi data. Jika data sudah sesuai, para calon penerima vaksin akan melakukan pengecekan kesehatan dan mendapatakan 16 pertanyaan. "Tahap pengecekan atau skrinning merupakan penentu apakah dapat menerima vaksin atau tidak," jelas Yuni.
Diungkapkan, bahwa ada sedikit perubahan pada 16 indikator pertanyaan bagi para peserta vaksinasi. Di mana pada tahap 1, ibu menyusui tidak boleh menerima vaksin, tetapi di tahap 2 ini boleh. Juga untuk
tekanan batas hipertensi yang diperbolehkan sekarang adalah 180/110.
Kemudian level diabet hba1c harus 111 di tahap 1, maka pada tahap 2 ini asalkan tidak ada gejala akut boleh mengikuti vaksinasi. Setelah berhasil melalui proses ini, para penerima vaksin siap diinjeksi dengan vaksin.
Kemudian dilanjutkan observasi selama 30 menit dan pemberian sertifikat. "Observasi ini bertujuan untuk memantau reaksi pasca vaksinasi," jelasnya.
Vaksinasi tahap pertama yang dilakukan untuk pejabat Forkopimda Kota Kediri, tenaga kesehatan dan tokoh agama telah diselesaikan dengan baik.