Evaluasi PPKM Tahap 1 dan 2, Wali Kota Kediri: Penurunannya Belum Signifikan

Kediri Dalam Berita | 11/02/2021

 

Kediri, koranmemo.com – Pemerintah Kota Kediri melakukan evaluasi terhadap Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Masyatakat tahap 1 dan tahap 2. Dari hasil evaluasi, diketahui angka pengebaran Covid-19 mulai menurun. Namun hal itu dinilai masih belum efisien karena angka penurunan belum begitu signifikan.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan dari hasil evaluasi PPKM tahap 1 dan tahap 2 untuk angka kasus mengalami penurunan. Untuk pasien yabg dirawat di BOR ruang isolasi menurun dari 75,77 persen menjadi 52, 06 persen .

Untuk kasus aktif Covid-19 di Kota Kediri dari 7,57 persen menjadi 1,97 persen. Sementara untuk tingkat kesembuhan pasien Covid-19 mengalami peningkatan 4,16 persen. Dari sebelumnya tahap 1 tingkat kesembuhan 82 persen pada PPKM tahap 2 tingkat kesembuhan 88,16 persen.

“PPKM tahap 1 dan 2 ini ada penurunan. Namun penurunannya belum signifikan,” ungkap Abdullah Abu Bakar.

Sementara angka angka kematian kasus Covid-19 meningkat. Dari sebelumnya pada PPKM tahap 1 pada 6 Januari tertadap 8,48 persen, sedangkan pada tahap 2 pada 6 februari tercatat 9,87 persen.

Masih banyaknya kematian akibat Covid-19 dikarenakan akibat keterlambatan penanganan. Kabanyakan pasien yang meninggal, baru dibawa ke rumah sakit setelah pasien mengalami sesak nafas.

“Dari hasil analisis yang dilakukan tim dokter, kebanyakan pasien yang meninggal ini karena datang ke rumah sakit ini terlambat. Sehingga tim medis kesulitan dalam melakukan penyembuhan,” ungkap Abdullah Abu Bakar.

Warga yang merasa kurang enak badan diminta untuk segera memeriksakan diri. Apabila diketahui terpapar virus Corona bisa segera ditangani oleh tim dokter. Sehingga akan mengurangi tingkat kematian.

Abdullah Abu Bakar mengimbau agar masyarakat ikut serta dalam penanganan Covid-19 ini. Meski pemerintah dan Satgas Covid-19 telah berusaha maksimal untuk menekan kasus Covid-19, namun tanpa adanya dukungan dari masyarakat, untuk membuat bebas dari Covid-19 sangat sulit.