Dinas Koperasi UMKM Kota Kediri Minta Koperasi Lanceng NMSI Tutup Sementara

Kediri Dalam Berita | 10/02/2021

 

Kediri, koranmemo.com – Pasca hilangnya uang profit milik agen dan mitra budidaya lanceng, Dinas Koperasi UMKM Kota Kediri mengajak mediasi antara perwakilan agen dan pengurus Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI) Jl. Patiunus Kota Kediri.

Hasil sementara saat dikonfirmasi pihak Dinas Koperasi merekomendasikan supaya operationalnya ditutup sementara, khususnya untuk penerimaan nasabah, agen, atau mitra baru. Koperasi diminta untuk focus menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri ,Bambang Priambodo mengatakan, saat ini pihaknya meminta agar pengurus koperasi berhenti dulu.

“Kita minta untuk tutup sementara , dalam artian tidak boleh menerima anggota baru dan fokus ke penyelesaian ,”ujarnya,Selasa (9/2).

Diketahui, Koperasi ini bergerak di bidang pengembangan budidaya tawon lanceng penghasil madu dengan membentuk sejumlah agen di beberapa daerah. Agen inilah yang merekrut mitra untuk investasi dengan budidaya Tawon Lanceng. Setiap kotak tawon atau setup, investasinya Rp 500 ribu. Setiap 3 bulan sekali, mitra diberi profit Rp 130 ribu.

Bambang menjelaskan, Koperasi NMSI ini di Kota Kediri posisinya sebagai kantor cabang. Pusatnya di Madiun. Badan hukumnya dari Kementrian Koperasi pusat, berdiri pada 11 Desember 2019. Sedangkan di Kediri, secara resmi diberitahukan ke Dinkop dan UMKM Kota Kediri pada 24 Februari 2020 atau baru berdiri satu tahun di Kediri.

Bambang berharap, pengurus Koperasi NMSI segera mencari solusi penyelesaian masalah yang muncul, agar tidak meresahkan masyarakat. Bambang juga meminta seluruh koperasi di Kota Kediri, agar menjalankan prinsip-prinsip perkoperasian yang ada agar koperasi berjalan lancar.

“Karena koperasi ini badan hukumnya dari kementrian di Jakarta, kami akan segera membuat laporan ke Mentri Koperasi dan Wali kota,”tandas Bambang.

Pada pertemuan dengan Kadin Koperasi dan UMKM itu, sempat muncul kabar bahwa Koperasi NMSI akan diambil alih oleh investor lain. Hanya saja, siapa investornya, bagaimana skema dengan para agen dan mitra, belum ada kejelasan.

Usai rapat dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, perwakilan Koperasi NMSI dan para agen diminta diminta melakukan pendataan dan pemetaan persoalan yang muncul. Setelah ditemukan masalahnya, baru dicarikan solusinya.