SURYA.CO.ID, KEDIRI - Daya saing sektor ekonomi riil seperti UMKM masih patut diperhitungkan, terlebih selama masa pandemi Covid-19. Untuk itulah, sebanyak 57 pelaku UMKM di Kota Kediri mendapat penguatan lewat bantuan alat produksi dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim.
Bantuan itu diserahkan kepada 10 perwakilan UMKM di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu (20/1/2021). Direktur Resiko Bisnis Bank Jatim, Rizyana Mirda menyampaikan apresisasi kepada Pemkot Kediri yang telah bersinergi dan bekerja sama dengan Bank Jatim.
“Terima kasih atas sinergi selama ini. Sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, CSR ini kami harapkan dapat membantu kebutuhan UMKM di Kota Kediri," ungkap Rizyana.
Rizyana berharap perekonomian tetap berjalan karena masyarakat tidak boleh menyerah meski di masa sulit sekarang. "Kita harus tetap berusaha dan bersemangat. Siapa yang memiliki kreativitas akan tetap eksis,” ujarnya.
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan, bantuan alat produksi dari CSR Bank Jatim itu akan meningkatkan produktivitas pelaku UMKM. Dengan meningkatnya produktivitas, perekonomian di Kota Kediri akan menggeliat.
Dan ia membenarkan, sampai saat ini sektor yang menopang perekonomian adalah UMKM dan pertanian.
“Insya Allah yang mendapat bantuan sudah disurvey oleh Dinkop UMTK dan Bank Jatim. Produktivitas teman-teman UMKM harus meningkat. Bila ada kekurangan baik masalah BPOM dan segala macam, nanti kita diskusikan bersama. Kita cari permasalahannya dan nanti kita cari solusi,” ungkap Abu Bakar.
Wali kota menilai sektor perdagangan sangat tepat dijalankan Kota Kediri. Para pelaku UMKM harus dapat menangkap peluang dari potensi yang dimiliki Kota Kediri tersebut. Pemkot akan mendorong gerai-gerai untuk menjual hasil produksi dari UMKM-UMKM Kota Kediri.
“Nanti makanan-makanan dari UMKM harus bisa dijual di toko-toko di Kota Kediri. Kalau mereka berjualan di Kota Kediri, harus mau menjual produk-produk UMKM setempat. Nanti pasti perekonomian akan lebih tumbuh dan jauh lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berharap Bank Jatim dapat menjadi pendamping pelaku-pelaku UMKM di Kota Kediri. Karena dengan pendampingan dari perbankan, tentu UMKM-UMKM Kota Kediri bisa lebih tumbuh dan berkembang.
Selama ini sinergi Pemkot Kediri dan Bank Jatim tetap berjalan dengan baik, apalagi saat masa pandemi. Dan pada 2020 Pemkot Kediri dibantu Bank Jatim menyalurkan Kartu Sahabat untuk membantu masyarakat yang mulai kehilangan pekerjaan di awal pandemi.
"Kita berikan bantuan dana Kartu Sahabat yang bisa diambil ke Bank Jatim. Insya Allah, bila UMKM juga mendapat pendampingan dari Bank Jatim, semua akan tumbuh dan berkembang bersama,” ungkapnya.