Ikan di Sumber Air Disetrum, Wali Kota Kediri : Seharusnya Pelaku Ditangkap

Kediri Dalam Berita | 21/01/2021

Surya

 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar secara simbolis melakukan tabur ribuan benih ikan di Sumber Jiput, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (20/1/2021).



 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Kelestarian sumber mata air di Sumber Jiput dan Sumber Bulus, Kecamatan Pesantren menjadi perhatian Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. Saat sidak di kedua sumber mata air itu, wali kota meminta agar ikan-ikan di sana dilestarikan sebagai edukasi agar masyarakat ikut menjaga sumber air.

Dalam kesempatan itu, Abu Bakar juga mengaku prihatin bahwa masih ada orang yang menangkapi ikan di kedua sumber itu. Padahal ketika sumber-sumber air bersih dan indah, masyarakat yang berkunjung akan senang dan lebih semangat untuk terus merawat demi kelestarian sumber itu.

"Saya pesan agar ikan-ikan di sumber ini jangan dipancing. Karena hal itu membuat tidak sustainabel. Saya dengar ada yang disetrum atau diberi obat, seharusnya perbuatan itu ditangkap karena itu telah merusak lingkungan,” kata Mas Abu, sapaannya.

Dalam kunjungan bersama para pejabat OPD terkait, Mas Abu juga melakukan tabur ribuan benih ikan koi dan ikan mas. Benih ikan yang ditaburkan di kedua sumber mata air berasal dari Balai benih ikan yang berada di bawah naungan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri.

Pada kesempatan itu ia juga menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk melakukan riset tentang ikan endemik yang ada di Sumber Jiput dan Sumber Bulus.

Sehingga nantinya ikan yang ditabur di sumber-sumber mata air ini sesuai ikan endemiknya, sehingga sumber terlihat lebih cantik. Saat ini yang menjadi fokus adalah membesarkan ikan-ikan yang telah ditabur agar semakin bertambah banyak.

Diungkapkan, agenda sidak ke lokasi kedua sumber mata air sering dilakukannya. Hal ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menjaga dan merawat sumber mata air.