800 Penyintas Covid-19 Kota Kediri Disiapkan Menjadi Donor Plasma Konvalesen

Kediri Dalam Berita | 17/01/2021

Surya Malang

 
didik mashudi/suryamalang.com
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri, dr Fauzan Adima.


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Dinas Kesehatan Kota Kediri telah menyiapkan sedikitnya 800 data para penyintas Covid-19.

Para penyintas covid-19 ini berpotensi dapat menjadi pendonor plasma melalui Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Pasen).

“Dalam data ini sudah termasuk nama, umur, alamat hingga nomer telepon para penyintas," kataKepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Dr Fauzan Adima, Jumat (15/1/2021).

Selanjutnya, data penyintas Covid 19 akan diberikan kepada kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri sebagai dasar untuk melakukan screening. 

Melalui proses screening ini nantinya akan terklasifikasikan mana penyintas yang dapat melakukan donor plasma konvalesen dan mana yang tidak bisa.

“Hari ini data sudah ada tinggal disampaikan secara keseluruhan, tadi sebagian sudah kami sampaikan ke PMI,” jelasnya.

Diungkapkan, selain vaksinasi, metode donor plasma ini dinilai cukup efektif untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Secara logika medis hal ini cukup efektif, sama dengan vaksin yang terdiri dari virus yang dimatikan lalu disuntikkan ke tubuh kita, untuk membentuk antibodi. 

Begitu juga dengan metode plasma darah ini, namun yang membedakan metode plasma darah ini antibodi sudah terbentuk dan akan diinjeksikan kepada penderita sehingga penderita memiliki antibodi untuk melawan virus Covid.

Diharapkan peran serta para penyintas Covid untuk mendukung prouek kemanusiaan ini.

“Saya mohon para penyintas Covid-19 berkenan untuk mendonorkan plasma darahnya kepada para pasien Covid-19 untuk membentuk antibodi mereka," tambahnya. 

Diharapkan dengan upaya donor plasma angka kematian akibat Covid-19 Di Kota Kediri dapat menurun.

“Setetes plasma darah yang didonorkan mampu menyelamatkan jiwa seseorang,” ungkapnya.