Kediri, koranmemo.com – Menjelang pergantian tahun, Kamis (31/12) malam, jalanan di Kota Kediri terlihat lengang. Jajaran Polres Kediri Kota melakukan penjagaan ketat di sejumlah persimpangan jalan untuk mencegah orang yang hendak masuk maupun hendak keluar kota.
Iptu Andreas Andang, KBO Satlantas Polres Kediri Kota mengatakan, hampir di setiap titik persimpangan ada personel yang berjaga. Lebih dari 400 personel dari polres maupun polsek di wilayah Kota Kediri diterjunkan untuk melakukan penjagaan.
“Setiap titik setidaknya ada 3 sampai 4 personel. Namun di beberapa titik persimpangan yang ramai, bisa lebih dari 4 personel,” katanya.
Dia menuturkan, ada sekitar 36 titik persimpangan yang dijaga. Mulai dari pintu masuk Kecamatan Tarokan, Mojo, dan seluruh wilayah hukum Polres Kediri Kota. “Semua akan diperketat. Mau masuk maupun keluar kota akan kami larang. Harus ditangguhkan dulu,” tuturnya.
Dia menghimbau untuk seluruh warga agar tetap menjaga kesehatan dan tidak berkerumun. Bagi warga yang hendak keluar kota agar ditangguhkan dahulu mengingat angka penyebaran Covid-19 masih tinggi. “Protokol kesehatannya harus diutamakan,” ujarnya.
Berikut sejumlah titik persimpangan yang dijaga oleh personel yang bertugas :
Persimpangan Jalan PK Bangsa, perbatasan Tarokan, selatan Makodim 0809, Manisrenggo, Blabak, Simpang Tiga Pasar Pesantren, perempatan Semampir, simpang Jembatan Wijaya Kusuma, simpang tiga Besuki, Pasar Mrican, Terminal Tamanan, simpang empat Muning, Alun-alun Kota Kediri, simpang tiga GNI, Kantor Pos Kota Kediri, perempatan Nabatiyasa, depan Polsek Kediri Kota, Dandangan, Ngadisimo, Water Torn, Toga Mas, Ringin Sirah, Bayangkara selatan, simpang empat Jalan Dhoho, Jembatan Brawijaya, simpang tiga Kecamatan Mojoroto, patung Supriyadi, Bundaran Sekartaji, simpang tiga Mataram barat, perempatan Jalan Veteran, perempatan Sukorame, pertigaan Burengan, simpang empat RS Baptis, simpang Aris Motor, Pasar Gringing, dan persimpangan Grogol.

