Kediri (ANTARA) - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, berencana akan melakukan revitalisasi pasar tradisional yakni Pasar Ledokan, Kelurahan Dandangan, Kediri, guna meningkatkan kenyamanan antara penjual dan pembeli, terlebih saat pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

"Pasar Ledokan ini merupakan aset esensial untuk masyarakat di sekitar, namun lokasi yang kurang nyaman membuat aktivitas di pasar ini kurang maksimal," kata Kepala bidang Pemerintahan Pembangunan Manusia, Perekonomian dan Infrastruktur Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri Erwin Sukarno di Kediri, Rabu.

Ia mengatakan karena sirkulasi udara kurang tertata, udara di lokasi sekitar pasar menjadi pengap dan kurang nyaman. Pasar itu kini juga sepi dari pengunjung. Kondisi ini juga membuat penjual juga sepi. Di tempat itu ada 125 pedagang yang bisa mengisi kios dan kini hanya tinggal sekitar 40 pedagang yang masih aktif.

Erwin juga menambahkan sejumlah permasalahan lain yang dihadapi di sekitar pasar adalah trotoar yang sudah rusak, pasar yang dikelilingi pagar pembatas, fasilitas penunjang pasar yang tidak nyaman hingga ketersediaan tempat parkir yang belum memadahi. Terlebih lagi, saat ini masa pandemi COVID-19, sehingga fasilitas harus dijaga agar selalu bersih dan sehat.

Lebih lanjut, Erwin juga memaparkan desain rencana revitalisasi Pasar Ledokan, Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, tersebut.

"Desain pasar ini akan menyesuaikan dengan perkembangan zaman, namun tetap mempertahankan orisinalitas dari pasar," kata dia.

Ia menambahkan sejumlah titik nantinya akan dilakukan renovasi mulai dari gerbang masuk, perbaikan sirkulasi udara, penambahan mini stage, hingga area khusus untuk pedagang kaki lima.

"Di muka pasar akan kami sediakan area khusus pedagang kaki lima yang biasanya berjualan di sepanjang jalan KKO Usman, Dandangan," ujar Erwin.

Kebijakan ini, kata dia, juga sejalan dengan program penataan sungai kresek di wilayah Dandangan, Kota Kediri. Sebelum dilakukan relokasi, pemerintah juga sudah mempertimbangkan lokasi yang strategis untuk para pedagang kaki lima ini.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Dandangan, Kota Kediri Trio Rendarwanto menyambut baik rencana ini.

"Ini juga sejalan dengan visi misi kami yang berkeinginan membuat pasar ini ramai kembali, kami menyambut baik program ini," kata Trio.

Perwakilan Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kelurahan Dandangan Trio Warseno juga menyambut baik rencana perbaikan pasar tradisional ini.

"Pada dasarnya kami sangat mendukung program yang baik ini, namun masih diperlukan pendekatan personal kepada PKL terkait program ini," ujar Warseno.

Menurut dia, beberapa pedagang kaki lima (PKL) juga masih kurang memahami terkait program ini. Ia berharap akan ada sosialisasi lebih lanjut terkait itikad baik ini.