Meski berada di masa pandemi, pelaksanaan Coin Emas tahun 2020 tetap berlangsung meriah. (foto: istimewa)
AGTVnews.com – Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar memberikan apresiasi kegiatan Spelling Bee Competition Coin Emas Tahun 2020. Kegiatan ini merupakan kegiatan kali ketiga dan diadakan di masa pandemi.
Spelling Bee Competition Coin Emas kali ini mengambil tema Standing Up To The Adversity, kegiatan ini diadakan di aula Dinas Pendidikan Kota Kediri, Minggu (15/11/2020).
Dengan adanya kegiatan ini, walikota berharap program English Massive (Emas) dapat terus berkembang, khususnya dalam percakapan kehidupan sehari-hari dan dikenal di seluruh dunia.
Karena berada di masa pandemi, kegiatan ini berlangsung tidak seperti kegiatan sebelumnya. Kali ini juri yang dihadirkan, melakukan penilaian secara virtual dalam jaringan.
Tim juri kegiatan ini terdiri dari Yuta Otake yang merupakan Spelling Bee Pronouncer. Otake hadir live zoom dari Jepang. Sementara satu juri lain, yakni Dennis Perez sebagai Fun Reading competition judge yang hadir secara Live zoom dari Jakarta.
Kompetisi ini diikuti lebih dari 50 partisipan yang terdiri dari 25 partisipan Children Emas dan 25 partisipan Teenager_Emas dan peserta umum se-karesidenan Kediri.
“Kita tiap tahun ada lomba ini untuk mengevaluasi serta mengetahui sejauh mana murid-murid English Massive ini berkembang. Dengan cara ini maka tingkat competitiveness mereka akan terangkat. Dengan demikian, saya yakin human development index di Kota Kediri akan meningkat,” ucapnya.
Wali kota menambahkan, delam kompetisi ini akan diadu, antara peserta Emas dan siswa dari les-lesan. “Jadi Karesidenan Kediri boleh ikut kesini, nanti kita akan lihat kualitasnya bagus mana. Kita harus terbuka. Kalau memang bagus les-lesan berarti Emas harus siap dievaluasi dan harus menciptakan program-program baru yang lebih keren,” ujarnya.
Wali Kota berharap, Program Emas yang sudah berjalan selama lima tahun ini terus bertumbuh dan berkembang. “Kalah menang itu tidak masalah. Yang penting terus belajar dan semangat. Karena orang yang terus belajar inshaAllah akan menjadi orang yang beruntung,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menuturkan, program Emas tidak akan terwujud tanpa dukungan dari Pemerintah Kota Kediri.
“Didasari oleh kesadaran kita bahwa sejauh mana bahasa inggris itu penting untuk kehidupan anak-anak kita ke depan. Untuk itulah Pemerintah Kota Kediri menginisiasi program Emas ini,” ujar Bunda Fey.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengatakan meski di masa pandemi covid 19, Dinas Pendidikan Kota Kediri dengan program Emas dapat terus berjalan dengan lancar.
“Kita gunakan metode lain, yakni secara daring. Karena saat ini masih di masa pandemi. Kegiatan ini banyak ditunggu oleh masyarakat.
Di akhir kegiatan, Dinas Pendidikan Kota Kediri bekerjasama dengan rumah produksi Creative Goods Inc dan Youtuber Dennis Perez atau yang lebih dikenal dengan nama guruku Mr.D menampilkan webseries bergenre drama.
Coin Emas ini digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, selain menjaga jarak, para peserta juga diwajibkan bermasker.
Kegiatan ini juga dihadiri Direktur Emas, Chevy Ning Suyudi serta para tutor emas.
