Buat Sumber Pangan Selama Pandemi, Difabel Kediri Dilatih Bertanam Hidroponik

Kediri Dalam Berita | 13/10/2020

tribunnews

 
surya/didik mashudi
 
Perempuan difabel di Kota Kediri mendapatkan pelatihan berkebun hidroponik, Senin (12/10/2020)


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri bekerja sama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Cabang Kota Kediri dan Komunitas Hidroponik Kediri melatih 20 peserta difabilitas perempuan berkebun hidroponik.

Pelatihan berkebun hidroponik ini merupakan upaya membangkitkan masyarakat saat pandemi Covid-19. Jumlah peserta dibatasi untuk menyesuaikan protokol kesehatan sehingga tidak mengundang banyak peserta.

“Kami mengadakan pelatihan hidroponik untuk penyandang difabel. Harapannya, mereka bisa menanam sayur di lahan sendiri dan tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli sayur,” kata Asri Andaryati, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Senin (12/10/2020).

Program intensifikasi ini menyasar Gapoktan dan bekerjasama dengan asosiasi terkait. Selain kelompok tani tanaman pangan dan peternakan, Pemkot Kediri juga memperhatikan kelompok perempuan dan difabel.

Selain mendapat pelatihan, peserta difabel juga difasilitasi untuk mempraktikkan berkebun hidroponik. Target akhirnya, peserta binaan mampu menerapkannya di rumah masing-masing sehingga halaman rumah, seberapapun luasnya bisa menjadi sumber pangan.

Sementara Munawaroh, salah satu peserta yang juga Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Cabang Kota Kediri, mengemukakan, teori yang diajarkan sangat membantu dalam penanaman sayuran karena selama ini ia belajar otodidak.

Diungkapkan Munawaroh, peserta bisa memahami teknik pembibitan, pindah tanam, dan pemberian nutrisi setelah ada pelatihan. Mereka berharap, ke depannya upaya penanaman hidroponik ini lebih berkembang sehingga meningkatkan ekonomi keluarga.

“Mohon ada tindak lanjut dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dalam pendampingannya,” ungkapnya.

Menanggapi permintaan itu, Asri bersama segenap jajarannya akan terus mendampingi para difabel hingga program hidroponik bisa menghasilkan. Pendampingan bisa dilakukan melalui daring dan juga kunjungan lapang.