Direktur PD Pasar Kota Kediri, Ihwan Yusuf meminta pembeli untuk tidak berbelanja di pedagang yang tidak bermasker. (foto: linda kusuma)
AGTVnews.com – Pemerintah Kota Kediri terus melakukan upaya pencegahan dan memutus penyebaran virus Covid-19. Pemerintah melalui sejumlah pihak terus mengingatkan warganya agar tertib memakai masker dan tidak abai dengan protokol kesehatan.
Salah satunya di pasar tradisional yang ada di Kota Kediri. Ditempat ini pemkot memasang tempat cuci tangan disejumlah titik. Hal ini agar masyarakat bisa dengan mudah menjangkau.
Direktur PD Pasar Kota Kediri, Ihwan Yusuf mengatakan, bagi masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional tetap diminta untuk selalu tertib memakai masker. Tidak hanya pembelinya, pedagangnya juga harus tertib memakai masker.
“Kita terus ingatkan masyarakat, kita sosialisasikan pentingnya protokol kesehatan. Kalau tidak memakai masker tidak boleh masuk pasar. Begitu juga pedagangnya, tidak bermasker, jangan jualan. Pembeli jangan beli dari pedagang yang tidak bermasker,” tegasnya, Rabu (7/10/2020).
Ihwan Yusuf menambahkan, di pasar Kota Kediri juga dibentuk satgas penegakan protokol kesehatan yang berasal dari komunitas warga pasar sendiri.
“Kita juga bentuk satgas penegakan protokol kesehatan dari komunitas kita. Namun tetap menggandeng beberapa pihak seperti satpol PP Kota Kediri dan juga TNI Polri. Kita akan terus sosialisasikan disiplin bermasker ini,” ucapnya.
Dari beberapa pelanggaran yang terjadi, kebanyakan adalah pembeli yang lupa memakai maskernya. Sehingga mendapat sanksi dari petugas.
“bagi pelanggar protokol kesehatan di pasar, masih dikenakan sanksi sosial dan belum sanksi denda. Mereka diminta untuk membersihkan lingkungan pasar,” pungkasnya.
Diketahui beberapa pasar di Kota Kediri telah mengalami 3 kali lockdown akibat adanya pedagang yang terkonfirmasi dan juga terpapar Covid-19. Pasar tersebut diantaranya, pasar Pahing dan pasar Setono Betek Kota Kediri.
