Walikota Kediri Hadiri Launching Gerakan 26 Juta Masker se-Jawa Timur Secara Virtual

Kediri Dalam Berita | 10/08/2020

Walikota Kediri Hadiri Launching Gerakan 26 Juta Masker se-Jawa Timur Secara Virtual

Walikota Kediri dan Ketua TP PKK Kota Kediri beserta sejumlah instansi terkait hadiri launching Gerakan 26 Juta Masker se-Jawa Timur secara virtual. (foto : istimewa)

AGTVnews.com – Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar hadir secara virtual dalam launching Gerakan 26 Juta Masker di Jawa Timur, Jumat (7/8/2020). Gerakan ini merupakan gerakan nasional yang digagas oleh Kementrian Dalam Negeri.

Launching gerakan 26 juta masker di Jawa Timur ini diikuti oleh 38 kepala daerah beserta Ketua TP PKK kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur.

Sebelum launching, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan terima kasih atas sambutan yang hangat. Menurutnya, Jawa Timur sangat ramah dan sangat antusias ketika ada kegiatan-kegiatan yang disampaikan dari pusat, termasuk dari Kemendagri.

 

“Memang acara ini diluar dugaan kami. Bagaimana kita bisa menghadapi Covid-19 ini.Perlu ada langkah pencegahan, perlu ada langkah untuk menjaga agar tidak terjadi efek domino yang terlalu dalam terhadap ekonomi dan keuangan,” terangnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dalam kegiatan ini tercatat 26 juta masker siap dibagikan untuk seluruh elemen baik warga Jawa Timur maupun yang sedang berkunjung ke Jawa Timur.

 

“Kami bikin grup bupati walikota, saya kemudian tanya masing-masing bisa menyiapkan rata-rata khusus untuk program ini adalah 500 ribu masker. Kemudian Pemprov 4,5 juta. Jadi total menjadi 26 juta masker yang kita siapkan,” ungkapnya.

Kota Kediri Selalu Mengedukasi Warga Pentingnya Bermasker

Sementara itu, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan sangat mengapresiasi gerakan Indonesia bermasker dan Jatim bermasker ini. Pemerintah Kota Kediri sejak awal terus menggelorakan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya bermasker di era pandemi covid-19 ini.

“Kami tentu akan terus bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat khususnya PKK, TNI, Polri untuk terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya dan mesti wajib menggunakan masker di Kota Kediri serta menjaga jarak yang aman,” ucapnya.

 

Sementara itu terkait arahan dari Presiden Joko Widodo untuk menggandeng PKK dalam gerakan ini, Walikota menuturkan bahwa peran PKK memang sangat penting karena PKK memiliki kader di setiap rumah.

“Di Kota Kediri nanti kita akan menggerakkan juga, memberdayakan ibu-ibu PKK. Termasuk pembuatan maskernya pun juga di kader-kader PKK yang ada di rumah-rumah itu. Nanti kita akan gerakkan jadi kerjasama dengan pemerintah daerah,” tuturnya.

Sebelumnya Kota Kediri juga sudah melakukan gerakan pembagian masker pada pertengahan bulan Maret lalu. Kegiatan ini melibatkan para pengrajin tenun dan penjahit di Kota Kediri.

Teleconference tersebut diikuti pula oleh Para Dirjen terkait, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur dan Forkopimda Provinsi Jawa Timur.