Satpol PP Kota Kediri saat memberikan masker gratis kepada pengguna jalan. (Foto: Kominfo Kota Kediri)
Nur Khamid, Kabid Ketertiban Umum dan Ketrentaman Masyarakat Satpol PP Kota Kediri, mengungkapkan, sejak dimulai Senin 2 Juni lalu, setidaknya ada 8 ribu masker yang terdistribusi ke khalayak umum.
“Pembagian masker gratis ini kami lakukan melalui Gerakan Pakai/Bagi 1.000 Masker Gratis. Sekarang sudah masuk tahap ke 8. Jadi ya sudah ada sekitar 8 ribu masker yang kami bagikan ke masyarakat," ujarnya.
Nur Khamid menambahkan, gerakan ini merupakan unggulan yang langsung menyentuh masyarakat yang tak memakai masker. “Sekaligus sebagai langkah humanis yang dilakukan Satpol PP. Selama ini kan kesannya Satpol itu hanya ‘ngoprak-ngoprak’. Nah dengan gerakan bagi masker ini kami juga tunjukkan sisi humanis dari Satpol PP," jelasnya.
Pembagian masker biasanya dilakukan Satpol PP sekaligus pada saat melakukan operasi pengamanan atau monitoring di pusat-pusat keramaian masyarakat, seperti di café, angkringan, warung kopi, lesehan, pusat perbelanjaan, pasar dan pusat-pusat keramaian yang lain.
“Biasanya masker kami berikan kepada pedagang, pemilik usaha dan pengunjung yang kami dapati tidak memakai masker. Jadi kami tidak hanya sekedar mengimbau memakai, tapi kami juga memberikan maskernya,” ujarnya.
Gerakan pakai dan bagi masker ini lanjut Nur Khamid menjadi salah satu langkah efektif dan efisien untuk mengantisipasi, mencegah dan memutus mata rantai Covid-19, sesuai dengan Perwali No. 16 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Kegiatan Hiburan dan Perdagangan di Kota Kediri.
Sementara itu Kabag Umum Pemkot Kediri, Chevy Ning Suyudi membenarkan jika masker yang dibagikan Satpol PP Kota Kediri dalam Gerakan Pakai/ Bagi 1.000 masker merupakan donasi dari masyarakat, lembaga, instansi yang terkumpul di Bagian Umum Pemkot Kediri.