Walikota Kediri Gratiskan Rapid Test untuk Siswa Tidak Mampu

Kediri Dalam Berita | 07/07/2020

rapid test gratis kota kediri

AGTVnews.com – Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar membuat kebijakan menggratiskan biaya rapid test bagi siswa peserta ujian seleksi perguruan tinggi negeri dari keluarga tidak mampu.

Langkah ini dilakukan merespon syarat wajib rapid test bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diselenggarakan di Surabaya.

Rapid test gratis ini diberikan kepada siswa yang masuk dalam basis data terpadu (BDT). Sementara untuk calon mahasiswa dari keluarga mampu atau tidak masuk dalam BDT mendapatkan keringanan biaya.

“Silahkan bagi calon mahasiswa cek langsung ke website Pemkot Kediri. Kalau memang datanya masuk BDT maka datang langsung ke RSUD Gambiran mulai Minggu (5 Juli 2020),” kata Walikota, Sabtu (4/7/2020).

Sementara itu, Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima menyatakan, kebijakan ini berlaku hanya bagi warga dengan KTP Kota Kediri.

“Untuk warga yang tidak masuk BDT dan ber KTP Kota Kediri tetap kami beri diskon, biaya rapid test hanya Rp 200.000. Syaratnya membawa KTP, Kartu KIS atau Jamkesda”, tambah Fauzan Adima.

 

Untuk pengecekan data, bagi siswa peserta UTBK dapat mengecek di website tkpk.kedirikota.go.id/cari_bdt.