Kapolres Kediri Kota dan Walikota Kediri menyerahkan bantuan peralatan untuk protokol kesehatan kepada Satgas Covid-19 pondok pesantren. (foto: istimewa)
AGTVnews.com – Jelang kedatangan santri di Kota Kediri, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap pengurus Pondok Pesantren menyiapkan protokol kesehatan.
Harapan Walikota Kediri tersebut disampaikan saat memberi pengarahan kepada Satgas Covid-19 yang ditunjuk pondok pesantren untuk menyambut kedatangan para santri di Ponpes Al-Amin Kelurahan Rejomulyo Kota Kediri, Rabu (1/7/2020).
“Kepada satgas pondok pesantren yang pertama adalah bertanggungjawab dalam penerapan protokol kesehatan di pondoknya masing-masing. Karena protokol kesehatan saat ini amat sangat diperlukan. Dengan protokol kesehatan kita bisa mengurangi penularan, mengurangi penyebaran virus juga,” ujar Walikota.
Selain penerapan protokol kesehatan, Mas Abu juga meminta penerapan pola hidup bersih di Ponpes. “Teman-teman pondok pesantren biasanya gantian sendok atau gelas. Ini sementara jangan. Jadi sebaiknya menyiapkan tempat minum dan makan sendiri-sendiri,” tandasnya.
Sementara itu Ketua Pimpinan Cabang NU KH. Abu Bakar Abdul Jalil menyambut baik arahan Walikota Kediri untuk taat protokol kesehatan dan penerapan pola hidup bersih.
“kami mohon ijin untuk mengawali kegiatan pondok pesantren namun kami tetap akan berusaha untuk selalu disiplin, taat kepada aturan dan protokol kesehatan yang ada,” ungkap Gus Ab.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Kediri bersama Polres Kediri Kota menyerahkan bantuan alat kesehatan untuk para satgas yang telah ditunjuk masing-masing pondok pesantren yang ada di Kota Kediri.
Bantuan yang diberikan diantaranya 240 handsanitaizer, 5 thermogun, 3 alat semprot, 500 masker kain, 48 boks masker medis, 300 tablet disinfektan, dan 50 face shield
