Rapid test yang digelar oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 di kelurahan burengan.(Foto/Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)
Sedangkan terdapat 12 kota/kabupaten masih di zona merah dan 20 kota/kabupaten di zona oranye.
Pemkot Kediri terus berusaha untuk mengantisipasi penularan Covid-19 sehingga menempatkan Kota Kediri di zona hijau. Salah satunya dengan mengadakan rapid test massal secara acak hari ini, Jumat (19/06/2020).
“Dalam rangka mapping potensi penularan Covid-19 di Kecamatan Pesantren, Dinkes Kota Kediri mengadakan rapid test massal secara random bagi warga yang menerima BLT,” kata dr. Fauzan Adima, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri.
Fauzan bersama dengan Camat Pesantren, Eko Lukmono Hadi dan Lurah Burengan, Muzamil mengatur jalannya rapid test di balai Kelurahan Burengan mulai pukul 08.00 WIB.
Petugas memastikan bahwa warga tidak bergerombol dalam mengambil bansos dan yang dipiih untuk rapid test. Protokol kesehatan tetap dilaksanakan dengan disiplin.
Sasaran rapid test ini diambil secara acak pada warga yang sedang mengambil bansos. Sejumlah 20 warga terpilih untuk menjalani tes.
Rapid test ini untuk mengetahui sejauh mana potensi penyebaran Covid-19 di Kota Kediri, khususnya di Kecamatan Pesantren. Tak menutup kemungkinan Pemkot Kediri akan lakukan rapid test juga secara random di beberapa titik. “Sementara ini ada 20 orang yang menjalani rapid test. Alhamdulillah hasilnya non reaktif semua,” kata dr. Fauzan.