Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengunjungi gereja di Kota Kediri. (Ist)
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat mengunjungi gereja di Kota Kediri. (Ist)

Pemkot Kediri secara bertahap akan segera menerapkan kebijakan New Normal atau Tatanan  Baru di tengah pandemi Covid-19. Beberapa sektor kehidupan akan mulai dibuka kembali, tak terkecuali rumah ibadah. Tentu, dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Untuk melakukan persiapan penerapan  prosedur standar era kenormalan, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengunjungi Gereja Baptis Indonesia (GBI) Getsemani dan Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph, Rabu (10/6/20).

Baca Juga : 44 Anggota DPRD Kota Malang Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

 

Sesampainya di GBI Getsemani wali kota yang populer disapa Mas Abu ini diberi hand sanitizer dan dicek suhu tubuh oleh petugas gereja. Ini merupakan prosedur yang harus ditaati sebelum memasuki gereja. Di dalam gereja, Mas Abu langsung melihat pengaturan tempat duduk antar jemaat yang sesuai dengan standar protokol kesehatan.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan pengecekan ini untuk memastikan kesiapan gereja sehubungan dengan akan dibukanya rumah peribadahan. 

“Menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Kediri maupun di sekitarnya untuk satu mematuhi protokol kesehatan. Kedua menjaga jarak walaupun di tempat peribadahan kita tetap harus wajib menjaga jarak. Perhatikan tanda-tanda yang ada di kursi. Tanda-tanda yang ada di lantai jadi memang itu dibuat jaraknya satu meteran,” ujarnya.

Selanjutnya, Wali Kota Kediri Mas Abu juga menghimbau agar masyarakat selalu menggunakan masker. “Ini yang akan melindungi kita dan saudara-saudara kita semuanya. Jika ini bisa kita jaga maka saya rasa kita bisa betul-betul mengurangi persebaran virus corona,” imbuhnya.

Terakhir, Walikota Kediri menitipkan pesan agar seluruh masyarakat dan tempat peribadahan yang ada di Kota Kediri. Baik Masjid, Gereja, Vihara, Klenteng, Pura ataupun Sanggar untuk berdoa memohon keselamatan. 

“Mudah-mudahan kita dijauhkan dari virus corona ini. Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan. Pak pendeta saya terima kasih telah diberi waktu di sini mudah-mudahan ini bisa membantu sosialisasi kita semua yang ada di Kota Kediri,” pungkasnya.

Baca Juga : Pengamat Sebut Hadirnya Dokter Reisa Jadi Simbol Politik ala Jokowi

 

Pada kesempatan ini Pendeta Timotius Kabul mengungkapkan pihaknya akan menyampaikan kepada gereja-gereja yang lain agar bisa melaksanakan ibadah sesuai dengan protokol kesehatan yang telah diatur. 

“Dengan mulai dibukanya tempat ibadah saya ucapkan terima kasih banyak. Kami senantiasa mendoakan agar semua diberi keselamatan,” ujarnya.

Usai mengunjungi GBI Getsemani, Mas Abu juga meninjau penerapan protokol kesehatan di Gereja Katolik Paroki Santo Yoseph. Disana Mas Abu juga melihat langsung persiapan penerapan protokol kesehatan dengan didampingi Romo Karyono Sapto Nugroho dan Pastor Adi Riyanto.