Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pelatih Pe
SURYA.co.id | KEDIRI - Persik Kediri berharap bisa ada aktivitas di tangah-tengah belum ada kejelasan kelanjutan Liga 1 2020. Tim berjuluk macan Putih ini berharap tetap ada pertandingan di sisa waktu yang ada hingga akhir musim.
"Saya pribadi sebagai pelaku sepak bola, tetap mau ada pertandingan, entah kompetisi atau turnamen," terang pelatih Persik Kediri, Joko Susilo, Senin (1/6/2020).
Joko Susilo mengakui, semua tergantung dengan situasi yang ada di tengah pandemi Covid-19. Karena bagi mantan pelatih Arema FC itu, keselamatan adalah paling utama.
"Tapi kami kan juga realistis, situasi ini sangat sulit, tentunya keputusan ini di tangan PSSI, dan PSSI akan berpatokan pada pemerintah, kami menyadari itu," tambah Joko Susilo
Berdasarkan data yang dirilis pemerintah, hingga hari ini, Senin (1/6/2020), kasus Corona di Indonesia mencapai 26.940 orang dengan 1.641 orang meninggal, 7.637 orang sembuh.
Meski tak mempersoalkan jika kompetisi dilanjut kembali saat kondisi sudah kembali normal beberapa sat lagi, Gethuk menilai sangat sulit dilakukan.
Apalagi kompetisi masih berjalan tiga pekan, masih menyisakan 31 pekan lagi. Paling realistis adalah menggelar turnamen pengganti.
"Kalau (kompetisi) dilanjutkan kami susah, susah di prakteknya karena waktu juga sempit. Keinginan pribadi ada pengganti, yang penting sepak bola kita jalan," pungkas Joko Susilo.
Hingga masa penangguhan berakhir pada 29 Mei kemarin, PSSI hingga kini belum memberikan keputusan apakah kompetisi dilanjutkan atau diberhentikan total.