Tambahan Positif Corona di Kota Kediri Berasal dari Klaster Rokok Tulungagung

Kediri Dalam Berita | 27/05/2020

salah satu tempat observasi di Kota Kediri sebagai upaya memutus rantai covid-19. (foto: istimewa)

AGTVnews.com – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangangan (GTPP) Covid-19 Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar merilis adanya tambahan pasien positif di wilayahnya. Terdapat 13 tambahan pasien positif dari transmisi lokal. Mereka merupakan keluarga dari pasien klaster rokok Simustika Tulungagung.

Abdullah Abu Bakar mengatakan, tambahan pasien tersebut didapat dari hasil Swab tes Surabaya pada, Senin (25/5/2020). Namun data pasien baru dirilis pada hari ini, Selasa (26/5/2020).

“Kita baru umumkan pada hari ini, karena memang kita masih melakukan tracing terhadap pasien. Nyatanya yang terjadi adalah tranmisi lokal. Pasien adalaha keluarga, anak, cucu bahkan tetangga dari pasien klaster rokok Simustika Tulungagung,” jelas Abdullah Abu Bakar.

Ditambahkan mas Abu, sapaan akrab Abdullah Abu Bakar, dengan adanya penambahan ini masyarakat diharapkan lebih hati-hati dan waspada.

“Penularan yang terjadi sudah transmisi lokal, dan rata-rata mereka merupakan orang tanpa gejala (OTG). Bahkan usia yang pasien ada yang masih 11 tahun. Mohon dijaga masing-masing, jangan lupa untuk selalu memakai masker,” tegas mas Abu.

13 Pasien terkonfirmasi Covid-19 tersebut terdiri dari 12 Orang Pasien dari Puskesmas Ngletih dan 1 Orang Pasien dari Puskesmas Sukorame. Saat ini para pasien telah menjalani perawatan di rumah sakit Kilisuci Gambiran.