SURYA.co.id | KEDIRI - Puluhan tukang becak di Kota Kediri mendapatkan berkah dari penyaluran sembako dan Kartu Santunan Hadapi Bencana Tunai (Sahabat) Pemkot Kediri. Selama pandemi Covid 19 atau virsi corona, penghasilan tukang becak turun drastis.
Para tukang becak ini diberdayakan oleh Pemkot Kediri untuk penyaluran bantuan sembako dan Kartu Sahabat. Setiap penerima bantuan yang berjumlah 23.840 KK mendapatkan 10 kg beras, 2 masker kain tenun dan Kartu Sahabat.
Untari (54) salah satu tukang becak yang biasa mangkal di Perempatan Semampir mengaku bersyukur mendapatkan order dalam pembagian sembako dan Kartu Sahabat.
“Setiap mengantar satu KK saya dapat ongkos Rp 5.000. Ada 10 KK yang saya antarkan, hasilnya sudah lumayan,” ungkapnya, Jumat (24/4/2020).
Tukang becak ini mengaku selama pandemi Covid 19 pendapatannya turun drastis karena penumpang bus juga menurun.
Padahal sebelum ada virus Corona, perempatan Semampir merupakan tempat naik dan turun penumpang bus jurusan Surabaya dan Malang yang ramai. Ketika penumpang sepi, penghasilan tukang becak juga sepi, termasuk penjual kios makanan yang ada di sekitarnya.
Masroin (60) pemilik kios yang mendapatkan bantuan mengaku pembeli di kiosnya juga sepi. Dia bersyukur menjadi salah satu penerima bantuan sembako dan Kartu Sahabat.
Ungkapan senada juga disampaikan Sudarsih (50) yang rumahnya menjadi tempat parkir penumpang bus sekarang juga ikut terdampak sepi.
Padahal biasanya dari jasa parkir setiap hari mendapatkan Rp 50.000 - Rp 100.000, namun sejak ada virus Corona yang parkir hanya dua sepeda motor.
Budiyanto salah satu Ketua RT di Kelurahan Semampir menuturkan, semua warganya mengajukan karena semua mengaku merasakan kesulitan.
"Semua kami data, baru dianalisa Dinsos dan Tim Pemkot, mana yang diprioritaskan,” jelasnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Triyono Lutut menjelaskan, dari 46 kelurahan di Kota Kediri kemudian diputuskan yang mendapatkan bantuan sembako dan Kartu Sahabat sebanyak 23.840 KK.
Pada Kartu Sahabat berisi saldo Rp 200.000 yang akan di top up setiap bulan hingga bulan Juni 2020. Selain menerima kartu, juga mendapatkan 10 kg beras dan 2 masker tenun ikat Kediri.
Penerima Kartu Sahabat dan bantuan sembako difokuskan untuk masyarakat yang belum menerima bantuan dari pusat seperti penerima PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan BLT (Bantuan Langsung Tunai).
Selain itu keluarganya tidak ada anggota PNS dan TNI/Polri serta pensiunan, dan setiap penerima memiliki KTP Kota Kediri.
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menjelaskan, telah meminta agar tukang becak ikut diberdayakan, karena juga terdampak langsung akibat penumpang menurun.
"Dengan adanya pembagian bantuan, mereka bisa jadi kurir, selain itu juga mendapat bantuan juga," tambahnya.
Setiap paket mendapatkan upah Rp 5.000, kalau yang dibawa 10 paket sudah mendapatkan uang Rp 50.000. Sehingga sangat membantu selama masa pandemi Corona.