Akibat Pasien Terbukti Positif Covid-19 Tak Jujur 15 Tenaga Medis di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri

Kediri Dalam Berita | 15/04/2020

Akibat Pasien Terbukti Positif Covid-19 Tak Jujur, 15 Tenaga Medis di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri

Senin, 13 April 2020 14:45
Akibat Pasien Terbukti Positif Covid-19 Tak Jujur, 15 Tenaga Medis di Kediri Lakukan Isolasi Mandiri
 
SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
 
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar. 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Gara-gara pasien tidak jujur sewaktu melakukan pemeriksaan kesehatan, membuat 15 tenaga medis di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan, Kota Kediri, lakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Jelas ketidakjujuran pasien ini menimbulkan kerepotan di RSM Ahmad Dahlan. Masalahnya, 15 tenaga medis ini sudah memeriksa dan melakukan kontak terhadap pasien yang ternyata terbukti positif Covid-19.

"Sekitar 10 hari lalu, ada pasien yang mengeluhkan tanda-tanda ke arah Covid-19. Namun pasien tidak jujur mengatakan semuanya,” kata Direktur RSM Ahmad Dahlandr Zainul Arifin sewaktu mengambil bantuan alat pelindung diri (APD) dari Wali Kota Kediri, Senin (13/4/2020).

Sewaktu kontak langsung dengan pasien, para tenaga medis yang memeriksa tidak mengenakan APD dan memperlakukan sebagaimana Orang Dalam Pengawasan (ODP), maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Setelah keluar hasil tes swab, ternyata pasien tersebut positif Covid-19.

Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), semua yang pernah kontak, termasuk tenaga medis yang memeriksa pasien harus melakukan isolasi mandiri di rumah sembari menunggu hasil tes.

Saat ini 15 orang tenaga medis ini sudah menjalani isolasi mandiri di rumah selama 4 hari, dari rencana 14 hari sambil menunggu hasil tes.

Akibatnya, saat ini RSM kekurangan 15 orang tenaga medis yang sangat dibutuhkan.

"Makanya kami mohon masyarakat harus jujur mengatakan semuanya,” harap dr Zainul.

Terutama bila pasien pernah bersinggungan dengan pasien positif Covid-19 atau usai datang dari daerah yang sudah terinfeksi Covid-19, maka pasien harus menyampaikan data ini.

Sementara Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyerukan kepada seluruh warga Kota Kediri untuk selalu jujur menyampaikan semua data kepada petugas medis.

Seruan ini disampaikan lagi di Kediri Command Center ketika berbincang dengan Direktur RSM Ahmad Dahlan.

"Untuk seluruh warga Kota Kediri saya mohon, sampaikan semua data ke petugas medis dengan sejujur-jujurnya, keluhannya, pernah singgah di mana saja. Ini penting untuk memutus rantai penularan Covid-19," harapnya.

Karena ketidakjujuran pasien akan menimbulkan kerepotan di RSM Ahmad Dahlan karena harus mengisolasi mandiri 15 tenaga medis yang memeriksa pasien dan ternyata terbukti postif Covid-19.