Akhir Bulan Pemberhentian Wakil Wali Kota Kediri di Paripurna

Kediri Dalam Berita | 13/03/2020

radarkediri

Almarhumah Lilik Muhibbah

Almarhumah Lilik Muhibbah (Ilustrasi: Afrizal - radarkediri)

Berita Terkait
 

KOTA, JP Radar Kediri – Ada agenda istimewa saat sidang Paripurna DPRD Kota Kediri akhir bulan ini. Yaitu agenda pemberhentian wakil wali kota (wawali). Pemberhentian wawali itu sekaligus sebagai langkah awal untuk proses pergantian.

Sebelumnya, posisi wawali hingga saat ini masih kosong. Menyusul berpulangnya Lilik Muhibbah, pejabat lama.

Pihak DPRD sendiri hingga saat ini belum mengantongi nama pengganti posisi Ning Lik, panggilan akrab wawali lama, itu. Karena memang yang berhak mengajukan adalah partai pengusung sebelumnya. Yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasdem.

“Sejauh ini belum ada pengajuan nama secara resmi (dari dua partai itu),” terang Ketua DPRD Agus Sunoto, kemarin.

Menurut politikus yang biasa disapa Gus Sunoto ini, partai pengusung berhak mengajukan lebih dari satu nama. Nama-nama itu yang kemudian akan dipilih oleh anggota DPRD.

Sementara itu, dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, sejauh ini mereka juga belum mendapatkan informasi soal siapa  yang diusulkan menjadi wawali pengganti Ning Lik. Terutama dari partai pengusungnya.

“Mutlak keputusan dari PAN dan Nasdem. Tidak ada intervensi dari KPU,” terang Ketua KPU Pusporini Endah Palupi, saat ditemui di kantornya.

Pergantian wawali itu diatur UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2015. Puspo mencontohkan, bila nanti wawali itu diusulkan dari  salah satu anggota DPRD, maka otomatis menimbulkan proses pergantian antarwaktu (PAW). Namun, bila calon bukan dari anggota dewan, maka tak akan terjadi proses itu.

Hingga saat ini, sudah berselang 30 hari sejak meninggalnya Ning Lik pada Sabtu (15/2) lalu. Selama itu Wali Kota Abdullah Abu Bakar menjalankan tupoksinya tanpa pendamping.

Ning Lik mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Dr Soetomo Surabaya sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah mendapatkan serangan stroke mendadak. Awalnya almarhum sempat dibawa ke RSUD Gambiran 2.

Diketahui, Ning Lik memang sudah lama menderita penyakit gula atau diabetes. Namun, saat dirawat di RSUD Dr Soetomo, kondisinya sempat membaik. Sayang keadaan itu tak bertahan lama.