
Kediri, koranmemo.com - Persik Kediri telah mencoba berbagai variasi serangan agar bisa memaksimalkan peluang menjadi gol.
Cara ini sudah dilakukan pada beberapa pertandingan sebelumnya dan akan terus dicoba pada pertandingan selanjutnya, termasuk melawan Madura United di Stadion Ratu Pamelingan, Sabtu (6/8) nanti.
Pelatih Kepala Persik Kediri, Javier Roca menjelaskan proses adaptasi strikernya, Joanderson yang masih terus berjalan.
Sampai saat ini, penggawa asing, Joanderson, yang masih baru pertama merasakan atmosfer kompetisi tanah air, memang belum mempersembahkan gol di Liga 1 Indonesia 2022/2023.
“Saya pikir selama ini komunikasi aku sama dia lancar. Dia sama pemain lain juga lancar. Selain bahasa sebenarnya dia sudah dirangkul. Adaptasinya semakin lama semakin baik mainnya dan percaya diri,” katanya.
Seperti beberapa striker asing lain, menurut pelatih asal Chile itu membutuhkan waktu untuk agar Joanderson bisa menciptakan gol.
“Saya percaya kalau dia memang sudah menemukan feeling gol, semoga permainannya semakin baik. Secara keseluruhan adaptasi semakin bagus,” imbuh Javier Roca.
Selama proses adaptasi tersebut, pelatih juga memberikan tugas lain selain sebagai target man di lini serangan.
Saat lawan mulai memperketat penjagaan pada striker tunggal itu, jalan lain yang dilakukan adalah membuka ruang rekan setim.
“Kemampuannya adalah untuk membuka ruang untuk pemain lain. Cuman sekarang ini kami belum bisa maksimalkan muncul disaat Jo membuka ruangan, itu masih belum ada,” tuturnya.
Dia menyadari saat pertandingan resmi itu masih belum berjalan mulus, tapi ini menjadi solusi sementara sampai produktivitas gol skuat berjuluk Macan Putih itu meningkat.
“Saya tau juga kalau adanya striker tunggal adalah bikin gol, tapi sampai sekarang ini saya tidak mau banyak tekan ke pemain lain. Itu sebenarnya jadi obsesi kan, kami coba alirkan dulu bagaimana caranya membuat peluang lebih banyak agar mendapatkan gol dan membangun feeling,” pungkasnya.
Reporter : Dhita Septiadarma
Editor : Gimo Hadiwibowo