

Kediri, koranmemo.com - Gelandang serang senior Persik Kediri, Faris Aditama yang mendapat perpanjangan kontrak 1 tahun ternyata pernah membela Persedikab Kediri di usia muda.
Selama ini klub asal Kabupaten Kediri itu menjadi batu loncatan pemain lokal untuk memperkuat tim yang berada di kompetisi lebih tinggi.
Perjalanan karir sepak bola Faris dimulai sejak tahun 2006. Dia membela daerah pada ajang Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) pada usia muda.
Sebelum bergabung di Persik Kediri, pemain berusia 34 tahun ini sempat bermain untuk Persedikab Kediri.
Baca Juga: Hilang Dua Minggu, Kakek Jogoroto Ditemukan Tewas di Kebun Tebu
“Setelah ikut Piala Gubernur saya memperkuat Persedikab selama 3 tahun. Baru tahun 2010 saya masuk tim senior Persik Kediri,” tukasnya.
Seperti pemain debutan lainnya, Faris masuk ke skuat Macan Putih melalui jalur seleksi yang dibuka sebelum kompetisi bergulir.
Pada musim itu memang, pemain yang mencatatkan 26 penampilan pada musim 2021/2022 ini masih berstatus pemain amatir.
Sebab sejak tahun 2007 Persedikab Kediri sudah berkompetisi di liga amatir atau setara Liga 3 saat itu.
Persedikab sendiri sebenarnya sempat berlaga di kompetisi profesional pada 1999 sampai 2003 sampai akhirnya turun di kasta ke-2 dan terpuruk di liga amatir pada tahun 2007.
Menurut sarjana pendidikan itu, sebagian besar pemain asal Kediri melalui karir profesional bersama Persik Kediri setelah tampil untuk Persedikab.
“Selama ini Persedikab menjadi batu loncatan pemain lokal untuk naik di klub profesional seperti Persik Kediri,” imbuhnya.
Sejak membela tim berjersey ungu ini, Faris sudah merasakan beberapa kali naik turun kasta.
Mulai tahun 2010, Macan Putih terdegradasi di kasta ke-2 dan berjuang sampai musim 2014 untuk bisa naik kasta. Setelah promosi tak berlangsung lama, timnya kembali terdegradasi di musim 2015.
Setelah terjadi polemik kompetisi di tanah air, beberapa tahun setelah itu dia sempat berkarir di beberapa klub di Madura seperti Persepam Pamekasan dan Perssu Sumenep.
Dia kembali lagi bersama Persik Kediri pada musim 2019 saat Persik Kediri berada di Liga 2 Indonesia.
Bersama rekan tim yang sebagian besar berdomisili di Kediri, Faris berhasil membawa Macan Putih naik ke Liga 1 Indonesia dan bertahan hingga sekarang.
Karena jasanya itu, Faris tetap mendapatkan perpanjangan kontrak untuk berlaga di musim 2022/2023.
Tidak ada artikel terkait