Kediri (ANTARA) - Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mengapresiasi perkembangan dunia fesyen di Kota Kediri, yang semakin bagus dan tidak kalah dari kota lainnya.
Ia mengatakan bahwa banyak brand-brand besar fesyen di Kota Kediri. Pandemi COVID-19, ternyata juga mampu membuat UMKM fesyen ini mampu bertahan, salah satunya adalah Aghnia Hijab.
"Kota Kediri ini kota yang luar biasa daya tariknya, brand-brand besar fasyen yang di Kediri, konon kabarnya penjualannya luar biasa dahsyat. Begitu juga dengan teman-teman UMKM Kota Kediri. Dalam kondisi sulit seperti pandemi COVID-19, UMKM masih bisa berjalan. Bahkan banyak dari mereka yang tidak merasakan drop di saat pandemi, dan malahan omset mereka mengalami peningkatan. Sehingga UMKM memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian di Kota Kediri ini," katanya di Kediri, Rabu.
Bunda Fey, sapaan akrab Ferry Silviana Abu Bakar saat mengunjungi sentra usaha itu di Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, ini juga menilai UMKM Aghnia Hijab ini sudah terkonsep dengan bagus. Ia pun meminta agar masyarakat, jika punya ide usaha langsung eksekusi dan jangan pernah takut untuk mencoba.
"Saya rasa Aghnia Hijab ini sudah baik. Walaupun home industri atau usaha kecil menengah tapi semuanya tertata rapi. Tempat per bagian sudah terpisah dengan baik. Saya doakan semoga Aghnia semakin maju dan berkibar," kata dia

