SURYA.CO.ID, KEDIRI - Ketua Dekranasda Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mengunjungi Aghnia, salah satu brand fesyen UMKM asal Kota Kediri menjual berbagai macam hijab di Kelurahan Ngadirejo, Kota Kediri, Rabu (16/2/2022).
Produk Aghnia seperti hijab syar'i, pashmina, plisket, modern, bergo/jilbab instan, hijab segi empat, khimar, serta maryam gamis dan lainnya.
Kunjungan Ketua Dekranasda dalam rangka memenuhi janji dan melihat proses produksi sekaligus juga mempromosikan produk-produk dari merk Aghnia.
Di rumah produksi Aghnia, Ketua Dekranasda Kota Kediri berkeliling melihat bahan dasar kain produk, cara produksinya hingga melihat produk-produk yang telah jadi dan siap untuk dikemas.
“Aghnia hijab ini sudah baik. Walaupun home industri atau usaha kecil menengah, tapi semuanya tertata rapi. Tempat per bagian sudah terpisah dengan baik. Saya doakan semoga Aghnia semakin maju dan berkibar,” ungkap Ferry Silviana.
Baca juga: Dukung Banyuwangi Rebound, HIPMI Latih Anak Muda Jadi Wirausahawan Kopi
Selain itu, Aghnia hijab merupakan tempat bergantungnya rezeki orang, karena bisa mempekerjakan banyak orang atau anak muda.
Kepada masyarakat, jika punya ide usaha langsung eksekusi dan jangan pernah takut untuk mencoba.
”Ini adalah produk fasyen asli Kota Kediri merknya Aghnia. Kalian bisa custom, kalau misalnya ada kebutuhan sekiranya mau banyakan, janjian, barengan, samaan bisa custom pesan kesini,” ujarnya.
Dijelaskan, pengaruh adanya UMKM untuk Kota Kediri cukup besar.
Karena Kota Kediri merupakan kota yang luar biasa daya tariknya.
"Brand-brand besar fasyen yang di Kediri, konon kabarnya penjualannya luar biasa dahsyat," ungkapnya.
Meski dalam kondisi sulit pandemi Covid-19, UMKM masih bisa berjalan.
Bahkan banyak yang tidak merasakan drop di saat pandemi, dan malah omsetnya mengalami peningkatan.
Sehingga UMKM memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian di Kota Kediri.