Sebelum Tertular dan Dirawat di Isoter, 16 Warga Kota Kediri Ternyata Sudah Divaksin Dua Kali

Kediri Dalam Berita | 11/02/2022

Surya.co.id

 
surya/didik mashudi
 
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengunjungi warga yang menjalani isolasi terpusat di Gedung BLK Kota Kediri, Kamis (10/2/2022). 
 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Vaksinasi belum menjamin tidak bisa kembali tertular Covid-19. Itu tercermin dari para penghuni fasilitas isolasi terpusat (isoter) di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kediri.

Saat dikunjungi Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Kamis (10/2/2022), mayoritas pasien baru Covid-19 di sana ternyata sudah mendapatkan vaksinasi, bahkan dua kali.

Kedatangan wali kota memang untuk memastikan layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien yang dirawat di tempat tersebut. Berdasar data per 10 Februari, terdapat 16 pasien yang dirawat di tempat isoter itu yakni 13 pasien anak-anak dan 3 pasien dewasa.

Dibatasi pagar di depan gedung BLK, wali kota menyapa para warga yang dirawat di sana. "Bagaimana keadaannya serta keluhan yang dirasakan? Mungkin ada yang merasakan nyeri tenggorokan atau batuk?” tanya Mas Abu, panggilannya.

Pasien yang menjalani isolasi terpusat mayoritas masih berusia remaja. “Tidak ada yang tenggorokannya sakit. Tetapi ada yang batuk,” sahut salah seorang pasien.

Mas Abu kemudian meminta semua pasien untuk terus menyampaikan kondisi atau keluhan yang dirasakan kepada petugas kesehatan. Ada pemeriksaan dari RSUD Kilisuci bagi pasien di isolasi terpusat.

Saat ditanya apakah sudah vaksinasi, ternyata mayoritas remaja yang menjalani isoter itu sudah dua kali melakukan vaksinasi.

Selain menyapa warga yang menjalani isolasi terpusat, Mas Abu juga membawa makanan dan sejumlah alat-alat olahraga untuk pasien. Sehingga pasien memiliki tambahan aktivitas di tempat isolasi terpusat.

“Ini ada alat olahraga. Nanti kalian bisa olahraga di sini agar tidak bosan. Kalian harus terus semangat,” ujar Mas Abu.