Persik Kediri Menang Kontra PSS Sleman, Masih Banyak yang Perlu Diperbaiki

Kediri Dalam Berita | 04/02/2022

logo

Striker Persik Kediri, Bagas berlari untuk melakukan selebrasi setelah mencetak gol di pertandingan melawan PSS Sleman. (persikofficial)
Striker Persik Kediri, Bagas berlari untuk melakukan selebrasi setelah mencetak gol di pertandingan melawan PSS Sleman. (persikofficial)
 

Kediri, koranmemo.com - Kebangkitan Persik Kediri setelah 2 kali menang beruntun pada putaran ke-2 BRI Liga 1 Indonesia musim 2021/2022.

Ini menjadi momen baik bagi Septian Satria Bagaskara, striker. Dia bisa memutus puasa gol setelah menyumbang 2 skor kemenangan atas PSS Sleman, Rabu (2/2/2022) sore.

Dua gol di pertandingan pekan ke-22 sangat emosional bagi Bagas. Sebab sejak berkarir di Liga 1 Indonesia, dia belum pernah mencetak gol sekalipun.

Meski sudah diberi kesempatan sebagai pemain pengganti atau starter, Bagas saat itu masih belum menemukan performa terbaiknya.

 

Baru pada Rabu sore itu pesepakbola asal Kelurahan Semampir Kota Kediri ini bisa membuka puasa golnya.

“Alhamdulillah, perasaan campur aduk, sedih senang jadi satu karena mencetak gol di liga 1 ini salah satu cita-cita saya,” kata Bagas.

Saat itu Bagas memiliki kesempatan setelah Youssef Ezzejjari harus absen karena menjalani isolasi mandiri.

Sementara Ridwan yang sudah tampil bagus harus diganti setelah merasa kesakitan pada bagian kaki.

Sedangkan beberapa pekan sebelumnya top skor Liga 3 musim 2018 sempat mengalami momen sulit.

Akhir putaran ke-1, saat berhadapan dengan Persib Bandung, Bagas sempat dikartu merah.

Memulai kembali di putaran ke-2, penyerang Macan Putih, julukan tim mencoba bangkit.

“Kalau kesulitan tidak ada, memang mungkin di hari kemarin sudah rezeki saya bisa cetak gol,” ujar Bagas.

“Semoga kedepan bisa cetak gol-gol selanjutnya lgi dan bisa bantu persik naik peringkat klasmen yang lebih baik,” harapnya.

Meski sudah mencetak 2 gol, menurut Bagas masih banyak yang diperkuat dan diperbaiki. Kemampuan individu ditingkatkan agar bisa mendukung teman se-tim.

 

Sebab pada pertandingan tersebut kerja sama antar pemain merupakan jalan terciptanya gol dari sundulan dan tendangan kaki kiri.

“Masih banyak yang perlu diperbaiki karena masih banyak juga kekurangan saya. Kemarin saya seperti itu berkat permainan bagus teman-teman Persik,” tutupnya.