Cegah Adanya Kluster Sekolah, Dinas Kesehatan Kota Kediri Lakukan Monev

Kediri Dalam Berita | 26/01/2022

Site Logo

 
 
 
 
 

Guna mencegah adanya penyebaran dan kluster baru selama PTM 100 persen dilaksanakan mulai awal 2022 kemarin, Dinas Kesehatan bersama Dinas Pendidikan dan Puskesmas melakukan monitoring dan evaluasi di 102 sekolah yang ada di Kota Kediri.

Monev yang dilakukan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 24, 25 dan 27 Januari 2022 ini, bertujuan untuk memastikan prokes telah diterapkan di setiap sekolah selama PTM berlangsung. Selain monev, Dinkes melalui Puskesmas juga melakukan rapid antigen di 27 SMA dan SMK di Kota Kediri.

Dalam hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Fauzan Adima menuturkan bahwa adanya kegiatan monev ini sendiri bertujuan agar Pemkot Kediri dapat memantau bagaimana kesehatan dan protokol kesehatan yang diterapkan siswa dan tenaga pendidik di sekolah telah sesuai dengan aturan yang ditetapkan, yaitu selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. 

Sebelum menerapkan PTM 100%, dr. Fauzan juga menuturkan bahwa Dinkes Kota Kediri telah memastikan sarana dan prasaran dalam penerapan prokes disetiap sekolah sudah lengkap. Setiap sekolah sudah menyediakan tempat cuci tangan, dan juga harus menerapkan pembelajaran dengan prokes yang ketat. Pihaknya juga sudah memberikan himbauan dan arahan pada kepala sekolah dan tenaga pendidik.

Lebih lanjut Fauzan menuturkan bahwa pada monev ini Dinkes Kota Kediri juga memberikan sosialisasi dan pendampingan pada setiap sekolah dalam penerapan prokes selama PTM berlangsung. Pihaknya juga memberikan himbauan kepada setiap sekolah untuk kembali mengaktifkan dan menggalakan satgas sekolah yang berperan aktif dalam penerapan prokes. Ini dikarenakan adanya prediksi  lonjakan kasus Covid-19 di bulan Februari hingga Maret nanti.

Diharapkan dengan adanya monev ini dapat mencegah lonjakan kasus Covid-19 dan masuknya varian Omicron di Kota Kediri