Selain Pegawai Pemkot Kediri, Tenun Ikat Bandar Kidul Jadi Seragam Wajib Pemprov Jatim

Kediri Dalam Berita | 29/12/2021

 

Selain Pegawai Pemkot Kediri, Tenun Ikat Bandar Kidul Jadi Seragam Wajib Pemprov JatimErwin Wahyu Nugroho dan Kepala Disperdagin Jatim, Drajat Irawan, saat melihat proses pembuatan tenun ikat di Kampung Tenun Ikat, Bandar Kidul, Kota Kediri. Foto: Ist

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pegawai di Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri diwajibkan untuk memakai tenun ikat Bandar Kidul sebagai seragam. Begitu pula untuk pegawai di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim). 

“Kami  sangat berterima kasih atas program yang luar biasa ini, saya percaya dengan ini tenun ikat Bandar Kidul akan terus naik, sehingga ekonomi daerah pun juga segera pulih,” ujar Kepala Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) , Tanto Wijohari, Senin (27/12).

Hal itu sejalan dengan instruksi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk dukungan Pemprov Jatim kepada para pengrajin . Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala , Drajat Irawan.

“Setiap Jumat, di minggu pertama setiap bulannya, kami mengenakan seragam dari  Bandar Kidul  ini,” kata Drajat saat mengunjungi Kampung tenun ikat, Bandar Kidul, Minggu (26/12).

 Bandar Kidul telah didaftarkan sebagai salah satu warisan budaya non-bendawi ke UNESCO. Program yang mendukung para pengrajin itu langsung disambut oleh salah satu pemilik usaha tenun ikat di .

“Alhamdulillah, senang sekali, ini menjadi angin segar bagi kami para pengrajin tenun ditengah gempuran pandemi Covid-19 yang terjadi,” ucap pengrajin sekaligus pemilik usaha tenun ikat merek 'Bandoel', Erwin Wahyu Nugroho.

Menurut dia, sudah banyak pegawai provinsi Jawa Timur dari berbagai dinas yang berkunjung ke galerinya untuk memesan seragam dari  Bandar Kidul. Ia menyebutkan, mereka berasal dari dinas pertanian, biro perekonomian, dinas koperasi dan disperindag.

“Alhamdulillah stok selalu habis, saya yakin ini menjadi berkah. Tidak hanya kepada saya, tetapi juga kepada para pengrajin lain di Kampung  Bandar Kidul ini,” kata Erwin