Kediri, koranmemo.com -
Kota Kediri meraih penghargaan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Selasa (14/12). Pasalnya,
Kota Kediri dinilai unggul dalam kategori smart branding, yaitu salah satu pilar utama dalam implementasi gerakan menuju 100 Smart City.
“Kita tahu gaung dari
Prodamas Plus telah didengar hingga penjuru negeri, bahkan beberapa daerah lain banyak yang melakukan studi tiru di
Kota Kediri. Hal inilah yang kemudian melahirkan citra yang bagus untuk
Kota Kediri, sehingga Pemkot Kediri dapat meraih penghargaan dari Kementrian Kominfo RI ini,” terang Apip, saat diwawancarai pasca menerima penghargaan, Selasa, (14/12).
Lebih lanjut pihaknya juga menjelaskan bahwa melalui
Prodamas Plus pula, pembangunan di
Kota Kediri dapat merata, sehingga lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. “Kuatnya dampak positif inilah yang akhirnya mengantarkan
Kota Kediri mengantongi penghargaan bergengsi ini,” imbuhnya
Apip menambahkan, sebelum penghargaan ini disampaikan pihaknya telah melampaui sejumlah tahapan-tahapan administratif hingga penilaian lapang secara virtual.
"Pada Rabu (8/12) lalu, Pemkot Kediri telah melaksanakan evaluasi atau penilaian lapang secara virtual terhadap quick win dari masing-masing pilar, disamping itu kita juga sudah mempersiapkan segala kebutuhan administratif guna persyaratan penilaian tersebut"terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya bersama dengan stakeholder terkait terus melakukan inovasi dan evaluasi dari setiap pilar-pilar penyusun Smart City. Pilar tersebut meliputi Smart Governance, Smart Society, Smart Economy, Smart Branding, Smart Living, dan Smart Environment.
“Harapan kami, kedepan tidak hanya Smart Branding saja yang berhasil kita raih, melainkan juga pilar-pilar lain, juga bisa kita raih untuk
Kota Kediri. Tentu tujuan utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Kota Kediri,” pungkasnya.
Sebagai informasi, dalam acara yang juga dihadiri oleh 141 kepala daerah di Indonesia ini, juga dilangsungkan sejumlah talkshow seputar tantangan dan peluang pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan literasi digital; pembangunan infrakstruktur dasar dan amenitas di 10 kawasan pariwisata prioritas dan strategi yang dapat dilakukan guna meningkatkan citra kota dan kawasan wisata.